Muktamar V PKB di Bali

Pembukaan Unik Muktamar V PKB, Jokowi Ketapel Sarang Lebah Sebagai Tanda Acara Dibuka

Begitu ketapel dilepas, lebah-lebah berhamburan dari sarangnya, dan menjadi tanda dibukanya Muktamar V PKB 2019.

Pembukaan Unik Muktamar V PKB, Jokowi Ketapel Sarang Lebah Sebagai Tanda Acara Dibuka
TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN
Presiden Joko Widodo membuka Muktamar V PKB di Bali dengan cara mengetepel sarang lebah pada Selasa (20/8/2019). 

Pembukaan Unik Muktamar V PKB, Jokowi Ketapel Sarang Lebah Sebagai Tanda Acara Dibuka

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Cara unik dilakukan panitia Muktamar V PKB di Bali.

Berbeda dengan kebiasaan pada umumnya, dalam sesi pembukaan acara di Muktamar V PKB tak ada gong, burung, atau kentongan yang lazim dipakai membuka suatu acara.

Di Muktamar V PKB di Bali, panitia justru mendesai ilustrasi sarang lebah.

Presiden Joko Widodo yang membuka acara tampak memandangi layar besar bergambar sarang lebah.

Lalu, tetiba diberika ketapel. Jokowi pun langsung mengarahkan ketapel ke sarang lebah tersebut.

Jokowi Curigai PKB Ada Motif Gelar Muktamar di Bali: Hati-hati Pak, Bu

Nyaris Cabuli Keponakannya di Sungai Mendoyo, FU Mengaku Bersalah, Kronologi Diungkap di Pengadilan

Skor Akhir Perseru Badak Lampung Vs Persebaya, Irfan Jaya Bikin Tim Tamu Perkasa

BREAKING NEWS! Gol Tunggal Spaso Antarkan Bali United ke Puncak Klasemen Liga 1 2019

Cak Imin Ngemodus ke Grace Natalie, Seisi Ballroom Langsung Bergemuruh

Begitu ketapel dilepas, lebah-lebah berhamburan dari sarangnya, dan menjadi tanda dibukanya Muktamar V PKB 2019.

“Dengan mengucap Bismillah, saya secara resmi membuka Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa 2019,” ucapnya.

Namun dalam sambutannya, Jokowi sempat bingung akan menyampaikan apa di atas panggung.

“Saya mau berbicara apa juga bingung. Karena semuanya (materi sambutan) diborong sama Ketua Umum PKB. Dari A sampai Z yang mau saya omongkan di situ sudah disampaikan semuanya oleh beliau. Apa yang ditulis disitu sudah diomongkan disampaikan Ketua Umum PKB,” tutur Jokowi yang disambut gelak tawa para tamu undangan VVIP dan peserta Muktamar, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya yang jelas kita patut bersyukur bahwa pada hari ini PKB menyelenggarakan Muktamar di Bali dimana sebelumnya 12 hari yang lalu PDIP juga menyelenggarakan Kongres di Bali.

“Kadang-kadang mikir ini kalau PDIP punya alasan kuat Kongres diadakan di Bali. Karena memang basis terkuat PDIP itu di Bali. Kalau PKB mengadakan muktamar di Bali pasti juga alasannya, tapi saya tidak tahu alasannya. Saya hanya nebak-nebak jangan-jangan PKB juga ingin memperoleh suara besar di Bali. Hati-hati Pak Gub hati-hati,” ucap Jokowi yang disambut gelak tawa lagi oleh seluruh yang hadir. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved