Rawat Istri Sakit Gara-gara Konsumsi Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Suami Dipecat dari Pekerjaan

Pria yang sebelumnya bekerja sebagai operator di sebuah pabrik plastik kini dipecat dari pekerjaannya karena harus bolak-balik mengurus istrinya

Rawat Istri Sakit Gara-gara Konsumsi Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas, Suami Dipecat dari Pekerjaan
KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Suami korban yang diberi obat kedaluwarsa oleh Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA -- Pengalaman pahit harus ditelan oleh Bayu Randi Dwitara (19).

Pria yang sebelumnya bekerja sebagai operator di sebuah pabrik plastik kini dipecat dari pekerjaannya karena harus bolak-balik mengurus istrinya yang tengah sakit.

Bayu pun mengaku kini hanya bisa pasrah dan mengandalkan pemberian uang harian tak seberapa dari orang tuanya.

Mengutip dari Kompas.com, awal mula persoalan berawal ketika istrinya sakit gara-gara diberi obat kedaluwarsa dari puskesmas Kamar Muara.  

Selain istri yang mengonsumi obat kedaluwarsa, Bayu Randi Dwitara (19) juga harus menelan pil pahit.

Bayu adalah suami dari Novi Sri Wahyuni, ibu hamil yang melaporkan Puskesmas Kamal Muara karena diberi obat kedaluwarsa.

Beberapa waktu lalu, Bayu dipecat oleh perusahaan tempat ia bekerja karena harus mengurus kesehatan istri.

Novi yang tengah hamil 15 minggu mengalami pusing, mual, perut melilit, hingga muntah-muntah.

Kendala tersebut diduga karena mengonsumsi vitamin B6 yang sudah kedaluwarsa yang diberikan pihak Puskesmas Kamal Muara.

Bayu yang belum lama bekerja sebagai operator di sebuah pabrik plastik di Kamal Muara harus berulang kali meninggalkan pekerjaan saat sang istri mengeluh kesakitan.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved