Dua Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Penjara

Keduanya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagai kurir dan memiliki sabu-sabu seberat 225,87 gram netto

Dua Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Ivan dan Fendy hanya bisa diam menunduk saat menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar, Rabu (21/8/2019). Dua Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Penjara 

Dua Kurir Sabu Dituntut 15 Tahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ivan Aria Arahman (32) tidak menyangka dirinya dituntut hukuman tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pria yang keseharian bekerja sebagai sopir freelance ini dituntut 15 tahun penjara.

Tuntutan yang sama juga dijatuhkan ke rekan Ivan, yaitu Fendy Eko Prasetyo (32).

Keduanya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagai kurir dan memiliki sabu-sabu seberat 225,87 gram netto.

Terhadap tuntutan jaksa, kedua terdakwa yang tidak bisa berbuat banyak itu pun menyerahkan sepenuhnya kepada tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

"Kami mengajukan pembelaan tertulis, Yang Mulia," ujar Chaterine Vania kepada majelis hakim di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (21/8/2019). Sehingga sidang dilanjutkan Rabu depan.

Sementara dalam surat tuntutan, Jaksa GA Surya Yunita PW mewakili Jaksa Ni Ketut Hevy Yushantini menyatakan, para terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman, beratnya melebihi 5 gram.

Keduanya pun dijerat Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik. Sebagaimana dakwaan alternatif kesatu jaksa penuntut.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 15 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan sementara. Denda masing-masing Rp 1 miliar, subsider empat bulan penjara," tegas Jaksa Yunita di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Kawisada.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved