Kobaran Api Habiskan Kandang Berisi 12.000 Ayam, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 1,2 miliar

Selain dugaan karena arus pendek listrik, di dalam kandang juga ada tabung gas yang jumlah banyak

Kobaran Api Habiskan Kandang Berisi 12.000 Ayam, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 1,2 miliar
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Kebakaran di kandang ayam di Banjar Munduk Temu Kaja, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, tabanan, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Warga Banjar Munduk Temu Kaja, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Tabanan, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran, Selasa (20/8/2019) pukul 03.30 Wita.

Sebuah kandang ayam berukuran 100x8 meter berisi 12.000 ayam ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar.

Peristiwa ini awalnya diketahui oleh seorang warga, Ni Made Suarditi (30) yang tinggal di sebelah kandang ayam tersebut. Saat itu, ia baru saja bangun dari tidurnya.

Suarditi melihat ada kobaran api dari kandang ayam milik I Gede Maruta (54).

Setelah mengetahui adanya kebakaran, ia langsung menuju lokasi untuk membangunkan para karyawan kandang tersebut untuk melakukan penanganan agar api tak meluas.

Mereka kemudian berusaha memadamkan api dengan cara manual dan menggunakan air saluran PDAM.

Namun upaya tersebut tak berhasil. Api justru membesar. Mereka memilih untuk menghubungi tim Pemadam Kebakaran Tabanan.

Beberapa jam kemudian dua pemadam kebakaran datang dan langsung melakukan penanganan.

"Diduga adanya arus pendek di dalam kandang ayamnya sehingga ada percikan api kemudian membesar," ujar Kapolsek Pupuan, AKP Ida Bagus Mahendra.

Selain dugaan karena arus pendek listrik, di dalam kandang juga ada tabung gas yang jumlah banyak.

"Karena kandangnya juga lantai empat dan di dalamnya terdapat 12.000 ekor ayam," ungkapnya.

Mantan Perbekel Munduk Temu, I Nyoman Wintara menuturkan, kebakaran awalnya diatasi oleh warga setempat serta karyawan dengan alat seadanya.

Setelah petugas datang, si jago merah kurang jinak satu jam setelahnya.

"Sekitar pukul 07.00 Wita api sudah berhasil dipadamkan. Pemadam datang sekitar pukul 06.00 Wita dan langsung melakukan penanganan. Namun saat itu kandang ayam sudah ludes terbakar dan memadamkan api agar tidak merembet ke kebun lain mengingat saat ini musim kemarau," katanya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved