Persiapan Komang Erik Prihantino dan I Made Sutama Hadapi Pra PON 2019 Cabor Gulat

Erik berkata, menjelang Pra PON 2019 ini ia dan para atlet gulat Bali lainnya sudah melakukan latihan rutin hampir setiap hari

Persiapan Komang Erik Prihantino dan I Made Sutama Hadapi Pra PON 2019 Cabor Gulat
Dok Komang Erik
Komang Erik Prihantino (kanan) dan I Made Sutama (kiri). Persiapan Komang Erik Prihantino dan I Made Sutama Hadapi Pra PON 2019 Cabor Gulat 

Persiapan Komang Erik Prihantino dan I Made Sutama Hadapi Pra PON 2019 Cabor Gulat

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) Gulat rencananya akan berlangsung di Jakarta tanggal 30 Oktober - 4 November 2019.

Persiapan pun telah dilakukan para atlet gulat Bali yang terpilih mengikuti kejuaraan tersebut, seperti Komang Erik Prihantino dan I Made Sutama.

Erik berkata, menjelang Pra PON 2019 ini ia dan para atlet gulat Bali lainnya sudah melakukan latihan rutin hampir setiap hari, tidak hanya melakukan latihan teknik dan fisik saja, para atlet juga sedang fokus melatih napas.

“Jadi kami sekarang fokus untuk napas saja, untuk masalah teknik sama fisik rasanya kami sudah siap, cuma sekarang masih fokus ke napas saja. Selain itu kami juga tidak lupa untuk push ke otot, kami juga harus bentuk otot karena kan berhadapan dengan bantingan, jadi memerlukan kekuatan otot untuk membanting. Tapi yang paling penting sih napas, karena untuk ketahanan, kami melewati, anggaplah minimal 15 menit (waktu bertanding) maka kami harus terjaga,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Rabu (21/8/2019).

Ia juga menjelaskan untuk melatih napas ia melakukan lari atau olahraga lainnya yang dapat membantu menguatkan pernapasan atau membuat napas lebih panjang, sedangkan membentuk otot ia melakukan gym.

Pada Pra PON 2019 nanti, Erik berencana turun di kelas 86 kg, dan ia optimistis dapat meraih medali dan tiket menuju PON 2020 di Papua.

“Kalau saya orangnya memang selalu optimis, optimis menang lah, karena sekarang kendala untuk stamina dan fisik sudah okay, saya sudah jaga sepenuhnya, masalah kondisi fisik. Targetnya adalah harus bisa mencapai minimal juara 3, juara 3 harus bisa kami dapatkan, itu targetnya,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan atlet gulat Bali, I Made Sutama (26), yang menargetkan medali Pra PON 2019 nanti.

Untuk mencapai targetnya, Sutama telah melakukan latihan rutin hampir setiap hari dan saat ini ia fokus pada latihan bantingan.

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved