Rekonstruksi Pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu, Pelaku Peragakan 44 Adegan

Satreskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi ulang pembunuhan yang dilakukan Gus Tu terhadap korban Ni Putu Yuniawati

Rekonstruksi Pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu, Pelaku Peragakan 44 Adegan
Polresta Denpasar
Rekonstruksi pembunuhan Ni Putu Yuniawati yang dilakukan Bagus Putu Wijaya di Penginapan Teduh Ayu 2, Jalan Kebo Iwa Utara, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat pada hari ini Rabu (21/8/2019). Rekonstruksi Pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu, Pelaku Peragakan 44 Adegan 

Rekonstruksi Pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu, Pelaku Peragakan 44 Adegan

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus pembunuhan karyawati Sales Promotion Girls (SPG) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa memasuki babak baru.

Korban Ni Putu Yuniawati (39) asal Karangasem beralamat di Serangan, Denpasar Selatan, Bali, menjadi korban pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu 2, Kamar Nomor 8, Denpasar, Senin (5/8/2019) sekitar pukul 21.30 Wita.

Pelaku pembunuhan Bagus Putu Wijaya alias Gus Tu berasal dari Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Setelah pelaku berhasil diamankan di Minahasa beberapa waktu lalu, Rabu (21/8/2019) hari ini, Satreskrim Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi ulang pembunuhan yang dilakukan Gus Tu.

Kompol I Wayan Arta Ariawan selaku Kasatreskrim Polresta Denpasar membenarkan rekonstruksi ulang yang digelar selama hampir dua jam itu.

"Ya, berlangsung sekitar 2 jam. Dari jam 9 sampai jam 11," ujarnya.

Dikatakan Kompol I Wayan Arta Ariawan, ada 44 adegan yang diperagakan pelaku dalam gelar rekonstruksi.

Polisi juga menghadirkan saksi petugas hotel dan peran pengganti korban.

"Ada 44 adegan di rekonstruksi ini," tambahnya.

Diketahui dala pers rilis beberapa waktu lalu, korban dibunuh dengan cara dibekap hingga dipukul.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku, Polresta Denpasar bersama Kepolisian Sulawesi Utara berhasil mengamankan pelaku di Minahasa, tepatnya di Jalan Trans Ratahan Minahasa Tenggara, Jumat (9/8/2019) malam.

(*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved