Ungkap Kasus Penipuan CPNS dan Properti, 37 Anggota Polri Dapat Penghargaan dari Menteri PANRB

Menteri PANRB memberikan penghargaan kepada anggota Polri atas prestasinya dalam pengungkapan kasus penipuan pengadaan CPNS dan mafia properti

Ungkap Kasus Penipuan CPNS dan Properti, 37 Anggota Polri Dapat Penghargaan dari Menteri PANRB
Human Kementerian PANRB
Beri Penghargaan -┬áMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Syafruddin berpidato saat pemberian penghargaan kepada anggota Polri di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (20/8/2019). Ungkap Kasus Penipuan CPNS dan Properti, 37 Anggota Polri Dapat Penghargaan dari Menteri PANRB 

Ungkap Kasus Penipuan CPNS dan Properti, 37 Anggota Polri Dapat Penghargaan dari Menteri PANRB

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Syafruddin memberikan penghargaan kepada anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas prestasinya dalam pengungkapan kasus penipuan pengadaan CPNS dan mafia properti dengan omzet miliaran rupiah. 

Pengungkapan dua kasus ini merupakan bentuk nyata institusi kepolisian dalam mendorong dan mengawal perjalanan reformasi birokrasi di Indonesia.

"Selamat kepada Polri atas prestasi yang diraih dalam pengungkapan dua kasus yang menjadi atensi publik dan berhubungan dengan reformasi birokrasi," ujar Menteri Syafruddin dalam acara Penghargaan Anggota Polri Berprestasi serta Peluncuran Anugerah ASN 2019, di Kantor Kementerian PANRB, Selasa (20/8/2019).

Menurut Syafruddin, kasus penipuan pengadaan CPNS selama ini telah merusak fokus kinerja pemerintah membangun sumber daya manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pembangunan Smart ASN sebagai pilar penyangga masa depan bangsa.

Pemerintah mengharapkan bibit ASN yang berkualitas baik melalui rekrutmen CPNS yang bersih dari KKN dan transparan. 

Sedangkan kasus mafia properti mengganggu reformasi birokrasi yang ada di instansi pemerintah, terutama dalam sektor pelayanan publik.

Padahal selama ini, pemerintah telah berupaya mendorong perbaikan pelayanan publik bahkan mendapatkan penghargaan di tingkat internasional.

“Pemerintah sudah banyak kemajuan yang dirasakan masyarakat. Pelayanan publik terbukti dua tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan dari PBB,” jelasnya.

Selanjutnya, sebanyak 37 anggota Polri dari Polda Metro Jaya telah menerima penghargaan yang diberikan Menteri Syafruddin.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved