Bali United

Usman Ali Merasa Kartu Merah Yang Pengaruhi Mental Pemain PSM Makassar Saat Melawan Bali United

PSM Makassar U-20 kalah melawan Bali United U-20 di pertandingan perdana mereka pada Seri 2 Grup C Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019

Usman Ali Merasa Kartu Merah Yang Pengaruhi Mental Pemain PSM Makassar Saat Melawan Bali United
Tribun Bali / Putu Dewi Adi Damayanti
Press con PSM Makassar U-20 setelah pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (19/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - PSM Makassar U-20 kalah melawan Bali United U-20 di pertandingan perdana mereka pada Seri 2 Grup C Elite Pro Academy Liga 1 U-20 2019 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (19/8/2019) kemarin.

PSM Makassar U-20 kalah dengan skor 0-1 pada pertandingan tersebut.

Gol berhasil diciptakan oleh pemain Bali United U-20, Agung Prasetiyo dimenit ke 90+3.

Asisten Pelatih PSM Makassar U-20, Usman Ali menuturkan babak pertama pertandingan berjalan bagus, PSM Makassar U-20 dapat bertahan dari serangan yang diberikan oleh Bali United U-20. 

Namun setelah wasit memberikan kartu merah pada pemain PSM Makassar U-20, Fahrul Rijal di menit ke 67 permainan menjadi berbeda.

Ia merasa hal tersebut mempengaruhi mental para pemain PSM Makassar U-20.

“Saya melihat pertandingan tadi bagus. Saya lihat situasi babak pertama itu kita diatas angin permainan, namun begitu wasit memberikan kartu merah pada salah satu pemain kami itu mempengaruhi secara mental intinya pemain, apalagi kita kekurangan pemain satu, “ucapnya seusai pertandingan.

Pada pertandingan tersebut ada beberapa pemain PSM Makassar U-20 yang mengalami cedera. Ia mengatakan jika cereda yang dialami oleh pemain itu tidak terlalu parah kemungkinan dapat diturunkan untuk bermain di laga selanjutnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa cedera yang dialami oleh pemain PSM Makassar U-20 saat pertandingan tadi disebabkan oleh beberapa hal seperti kelelahan dan juga belum terbiasa dengan kondisi lapangan.

“Kalau saya lihat yang penting pemain tidak terlalu parah (cederanya), kayak seperti tadi striker itu dia cedera bukan karena benturan sama lawan tetapi memang dia tertarik. Bali United bagus mainnya, mereka gak ada kasar-kasar, cuma pemain kami ini luar biasa, capek juga karena kemarin datang dan langsung main, apalagi lapangan keras, rumputnya itu tebal, anak-anak belum pernah latihan di lapangan seperti ini sehingga staminanya kayak terkuras,” ucapnya

Ia berkata akan segera melakukan evaluasi agar tim asuhanya dapat tampil lebih baik lagi dipertandingan selanjutnya melawan Persebaya U-20 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (22/8/2019).

Coach Ali pun mengaku sudah mengetahui gaya bermain dari Persebaya U-20.

Ia juga berharap dipertandingan melawan Persebaya U-20 nanti wasit yang bertugas tidak membuat mental para pemain PSM Makassar U-20 drop atau turun.

“Persebaya nanti kita sudah tahu, yang penting wasitnya jangan sampai mentality pemain saya dihabiskan. Karena ini pemain muda, pemain muda itu mentalnya mudah retak, contoh tadi begitu keluar kartu kuning satu mereka (pemain) seperti bermain enjoy aja, anggaplah tidak ada pemain keluar, tapi begitu ada pemain keluar (mereka) langsung drop,” ucapnya. (*) 

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved