Wardana Ditinggal Tersungkur di Aspal, Kaur Korban Tabrak Lari Meninggal Dunia Akibat CKB

Pria yang bekerja sebagai Kepala Urusan Pemerintahan di Desa Banjarangkan tersebut, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari

Wardana Ditinggal Tersungkur di Aspal, Kaur Korban Tabrak Lari Meninggal Dunia Akibat CKB
Polres Klungkung
Kepolisian melakukan olah TKP di lokasi tabrak lari yang dialami Made Wardana, Selasa (20/8/2019) dini hari. Wardana Ditinggal Tersungkur di Aspal, Kaur Korban Tabrak Lari Meninggal Dunia Akibat CKB 

Wardana Ditinggal Tersungkur di Aspal, Kaur Korban Tabrak Lari Meninggal Dunia Akibat CKB

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - I Made Wardana (58) mengembuskan napas terakhir di RSUP Sanglah Denpasar, Rabu (21/8/2019) dini hari.

Pria yang bekerja sebagai Kepala Urusan Pemerintahan di Desa Banjarangkan tersebut, meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Banjarangkan, Klungkung, Selasa (20/8/2019) pagi.

"Tadi dini hari beliau meninggal, setelah tidak sadarkan diri sejak mengalami kecelakaan," ujar Perbekel Banjarangkan, I Wayan Suastika, Rabu (21/8/2019).

Di mata rekan-rekannya, Made Wardana dikenal sebagai sosok yang rajin dan berdedikasi dengan desa.

"Almarhum merupakan kaur senior, yang udah puluhan tahun bertugas di Desa Banjarangkan. Bahkan beliau sudah menjadi kaur sejak tahun 1984," jelas Wayan Suastika

Jenazah Made Wardana dimakamkan, Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 14.00 Wita. Almarhum meninggalkan seorang istri,seorang anak.

"Padahal ia sedang bahagia karena telah memiliki seorang cucu," ungkap Suastika.

Kecelakaan tabrak lari yang menimpa Made Wardana terjadi Selasa (20/8/2019) dini hari.

Sekitar pukul 05.15 Wita, ia jogging di Jalan Raya Banajrangkan, tepatnya di timur Pom Bensin Banjarangkan.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved