Cungkil Jendela Pakai Besi, Saidus Bobol Kos di Banjar Pakuaji Mengwi

Dalam melakukan aksinya Saidus Shobari mencungkil jendela dengan besi. Setelah itu semua barang di dalam kos diambil

Cungkil Jendela Pakai Besi, Saidus Bobol Kos di Banjar Pakuaji Mengwi
Polsek Mengwi
Pelaku pencungkilan rumah kos, Saidus Shobari diamankan tim opsnal Polsek Mengwi, Selasa (20/8/2019). 

Cungkil Jendela Pakai Besi, Saidus Bobol Kos di Banjar Pakuaji Mengwi

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Tim opsnal Polsek Mengwi yang dipimpin Panit Opsnal  IPDA I Made Mangku Bunciana berhasil mengamankan pelaku pembobol rumah kos di Banjar Pakuaji, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali.

Pelaku yang diketahui bernama Saidus Shobari (29) asal Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Buleleng, Buleleng, Bali, itu diamankan pada Selasa (20/8/2019) lalu, di wilayah Tabanan.

Kapolsek Mengwi AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan, sebelumnya Saidus Shobari melakukan aksi tersebut pada bulan Juli 2019 lalu.

Dijelaskan, dalam melakukan aksinya Saidus Shobari mencungkil jendela dengan besi. Setelah itu semua barang di dalam kos diambil.

“Sebenarnya yang memiliki barang itu adalah Ida Bagus Komang Suastika. Barang itu dititipkan di kos temannya yang bernama Mastomin. Nah pada bulan Juli lalu Mastomin ini mengatakan barang yang dititipkan temannya hilang di kos,” jelasnya.

Pihaknya pun menceritakan, mendapatkan laporan tersebut, tim opsnal Polsek Mengwi yang dipimpin Panit Opsnal IPDA I Made Mangku Bunciana langsung mendatangi dan melakukan olah TKP.

Bahkan berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, pelaku mengarah pada Saidus Shobari.

“Kami berani memastikan bahwa ia diduga pelaku lantaran pelaku ini sempat mengontrak kos-kosan tersebut. Namun dari penghuni kos hanya dia yang menghilang setelah kejadian, atau tidak kembali ke kosnya,” bebernya.

Disinggung mengenai penangkapannya, lanjut AKP I Gede Eka Putra Astawa, pelaku diamankan di Senganan, Tabanan. Saat diamankan pelaku tidak berkutik setikitpun.

“Kami amankan di kos-kosannya. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui telah mencuri barang tersebut,” jelasnya.

Ada pun barang yang dicuri yakni satu buah kulkas, kloset, satu AC, wastafel dan empat buah sound sistem. Dengan kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 25.000.000.

Ditanya motif pencurian tersebut, AKP I Gede Eka Putra Astawa mengatakan hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

“Sementara kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah pelaku ini sepesialis cungkil atau hanya mencuri saat ada kesempatan. Untuk berapa kali melakukan aksinya, masih kami dalami,” pungkasnya.

(*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved