Dijerat Dua Pasal UU Narkotik, WN Perancis Dituntut Enam Tahun Penjara

Terdakwa Samuael Pierre dinyatakan bersalah menguasai narkotik bukan tanaman dan tanaman

Dijerat Dua Pasal UU Narkotik, WN Perancis Dituntut Enam Tahun Penjara
Tribun Bali/I Putu Candra
Samuael Pierre usai menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar, Kamis (22/8/2019). Dijerat Dua Pasal UU Narkotik, WN Perancis Dituntut Enam Tahun Penjara 

Oleh karena itu, terdakwa dijerat Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Samuael Pierre Danguy Lapisardi dengan pidana penjara selama enam tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan sementara. Denda Rp 800 juta subsider tiga bulan penjara," tegas Jaksa Oka Ariani.

Pula tim jaksa dalam mengajukan tuntutan mempertimbangan hal memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan, perbuatan terdakwa merusak kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Perbuatan terdakwa dilakukan pada saat pemerintah sedang giat-giatnya memberantas peredaran narkotik.

Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, menyesali dan mengakui perbuatannya.

"Terdakwa menggunakan narkotik untuk diri sendiri guna mengurangi rasa sakit yang dialami akibat kecelakaan. Surat keterangan dokter terlampir dalam berkas perkara," urai Jaksa Oka Ariani.

Seperti diketahui, terdakwa ditangkap karena kepemilikan 3 jenis narkotik yang dibawanya dari Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia ditangkap petugas Sat Tesnarkoba Polresta Denpasar di rumah kontrakannya, Jalan Danau Tondano, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan.

Saat ditangkap, petugas menemukan 1 klip sabu-sabu seberat 0,52 gram, ganja seberat 32,89 gram dan hasis seberat 15,83 gram.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved