Lapas High Risk Nusakambangan, Mulai Pendeteksi Wajah hingga Perekam di Dalam Kamar Napi

Lapas High Risk Nusakambangan, Mulai Pendeteksi Wajah hingga Perekam di Dalam Kamar Napi

Lapas High Risk Nusakambangan, Mulai Pendeteksi Wajah hingga Perekam di Dalam Kamar Napi
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Sebanyak 10 orang Narapidana Lapas Kelas II A Kerobokan Denpasar, akhirnya dilayar ke Lapas Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah, pagi tadi sekitar pukul 05.40 Wita, Jumat (25/8/2017). 

TRIBUN-BALI.COM-- Kementrian Hukum dan HAM akhirnya resmi memiliki lapas dengan pengamanan super ketat dan terbaik di Indonesia.

Lapas "High Risk" Karanganyar ini telah diresmikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly di pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (22/8/2019).

Pulau Nusakambangan adalah adalah contoh bentuk implementasi revitalisasi penyelenggaraan permasyarakatan.

Hal itu sesuai dengan Permenkumham No 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Permasyarakatan.

Di pulau Nusakambangan ada tiga jenis lapas, yaitu super maximum security, maximum security, minimum security.

Selain itu ada Badan Pemasyarakatan (Bapas), poliklinik serta rumah susun bagi para petugas lapas.

Luas lahan lapas Karanganyar sendiri adalah 337.314,12 meter persegi.

Sedangkan luas bangunannya adalah 22.114, 93 meter persegi.

Master plan dan pembukaan lahan untuk pembangunan lapas sudah direncakan semenjak 2016 silam.

Lapas khusus Karanganyar masuk dalam kategori lapas 'High Risk' (napi risiko tinggi) dengan pengamanan super maximun security.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved