Mangku Muliawan Upacara Pemerestista Sebelum Buka Segel Rumah, Ketut Artani Siap Penuhi Kewajiban

Sebelum melakukan pembukaan segel rumah, Mangku Ketut Muliawan yang merupakan suami Ni Ketut Artani bersama keluarganya melakukan upacara prastista

Mangku Muliawan Upacara Pemerestista Sebelum Buka Segel Rumah, Ketut Artani Siap Penuhi Kewajiban
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Mangku Ketut Muliawan bersama keluarganya upacara prastista atau mebersih sebelum membuka segel gerbang pintu rumahnya di Banjar Kekekran, Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, Bali, Kamis (22/8/2019). Mangku Muliawan Upacara Pemerestista Sebelum Buka Segel Rumah, Ketut Artani Siap Penuhi Kewajiban 

Mangku Muliawan Upacara Pemerestista Sebelum Buka Segel Rumah, Ketut Artani Siap Penuhi Kewajiban

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Rumah milik keluarga Ni Ketut Artani yang beralamat di Banjar Kekeran, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, Kamis (22/8/2019) kemarin, akhirnya segelnya dibuka.

Pembukaan rumah itu disaksikan langsung pihak terkait, yakni Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Suryajaya, Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Putu Martayasa, Perbekel Angantaka AA Gede Ngurah Surya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Linmas, serta pihak kuasa hukum dari keluarga, dalam hal ini diwakili I Nyoman Suarmika dari Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Bali.

Sebelum melakukan pembukaan segel rumah, Mangku Ketut Muliawan yang merupakan suami Ni Ketut Artani bersama keluarganya melakukan upacara pratista atau mebersih di depan pintu masuk rumahnya.

Setelah itu baru membuka pintu dan melanjutkan pembersihan di karang rumahnya.

Pantauan di lapangan, sampah dedaunan terlihat berserakan di rumah Mangku Ketut Muliawan itu. Pintu pagar diikat dengan tali plastik.

Suasana haru pun sempat mewarnai pembukaan segel rumah Ni Ketut Artani Kamis siang.

“Iya, kami selaku penasihat hukumnya mengantar membuka segel yang disegel beberapa bulan lalu oleh desa adat. Sekarang Ni Ketut Artani dan suami Mangku Ketut Muliawan serta keluarga yang lain bisa tinggal di rumahnya lagi,” ujar Suarmika ditemui setelah menemani pembukaan segel rumah di Banjar Kekeran, Desa Angantaka.

Pihaknya pun mengucap syukur berkat koordinasi dan komunikasi semua pihak, masalah kelurga  Ni Ketut Artani bisa diselesaikan secara arif, damai dan penuh dengan rasa persaudaraan.

Bahkan ia mengatakan Keluarga Ni Ketut Artani bisa kembali tinggal di rumah tersebut tanpa harus terlunta-lunta.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved