Pelantikan DPRD Bangli Sisakan Utang, Komang Carles: "Lek Atine Ngaba Emas Kemu Mai"

Acara pelantikan 30 orang anggota DPRD Bangli periode 2019-2024 pada tanggal 12 Agustus lalu masih menyisakan utang

Pelantikan DPRD Bangli Sisakan Utang, Komang Carles:
Tribun Bali/Fredey Mercury
Suasana sidang paripurna istimewa pelantikan 30 calon terpilih anggota DPRD Bangli periode 2019-2024, Senin (12/8/2019). Pelantikan tersebut menyisakan utang, sementara dana cair setelah APBD perubahan ditetapkan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Acara pelantikan 30 orang anggota DPRD Bangli periode 2019-2024  pada tanggal 12 Agustus lalu masih menyisakan utang.

Biaya acara pelantikan sebesar Rp 600 juta belum terbayarkan.

Hal tersebut diungkapkan anggota DPRD Bangli, I Komang Carles pada rapat kerja DPRD Bangli bersama dengan Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Bangli, Rabu (21/8/2019).

Dia meminta solusi dari BKPAD agar utang itu segera dibayar.

Lek atine ngaba emas kemu mai, lencana konden mebayah (malu rasanya membawa emas ke sana kemari, lencana belum dibayar),” tuturnya.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bangli, Anak Agung Panji Awatarayana ketika ditemui terpisah membenarkan hal tersebut.

Ia menjelaskan, untuk pelantikan Dewan, sumber anggaran melalui pembiayaan atau sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa).

Dana itu baru bisa dicairkan setelah APBD perubahan disahkan.

“Ini sesuai dengan surat edaran yang dibacakan pak ketua dalam rapat tadi. Jadi nanti tetap dibayarkan, cuma prosesnya masih menunggu di perubahan,” katanya.

Mengenai biaya pelantikan, Gung Panji menyebut secara keseluruhan mencapai Rp 600 juta.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved