Cegah Radikalisme, Kodam IX/Udayana Gelar Binkomsos Dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat

Kegiatan yang dihadiri beberapa elemen ini sebagai salah satu bentuk forum komunikasi untuk menangkal dan mencegah berkembangnya paham-paham radikal

Cegah Radikalisme, Kodam IX/Udayana Gelar Binkomsos Dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat
Kodam IX/Udayana
Kodam IX/Udayana menggelar acara Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) di Aula Makodam IX/Udayana, Kamis (22/8/2019) kemarin. Cegah Radikalisme, Kodam IX/Udayana Gelar Binkomsos Dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat 

Cegah Radikalisme, Kodam IX/Udayana Gelar Binkomsos Dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kodam IX/Udayana menggelar acara Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) di Aula Makodam IX/Udayana, Kamis (22/8/2019) kemarin.

Kegiatan yang dihadiri beberapa elemen masyarakat, akademisi dan Polda Bali ini sebagai salah satu bentuk forum komunikasi untuk menangkal dan mencegah berkembangnya paham-paham radikal dan separatis.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto SIP mengungkapkan, Bangsa Indonesia telah mengalami cukup banyak serangan, baik dari kelompok kriminal bersenjata maupun terorisme yang menganut paham radikal.

Aksi teror tersebut tidak hanya merenggut korban jiwa dan kerugian material, tetapi juga menyebarkan atmosfer kecemasan dan ketakutan di kalangan masyarakat luas.

"Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa masih saja ada beberapa orang yang belum sadar sehingga mudah terpengaruh oleh paham-paham yang tidak sesuai dengan Pancasila?," kata Pangdam, mereka tidak menyadari bahwa tindakannya itu salah, baik dari segi hukum maupun agama.

Melihat kenyataan seperti itu, untuk dapat melakukan berbagai upaya atau tindakan pencegahan secara dini serta guna mengantisipasi berkembangnya paham radikal atau separatis di masyarakat, dibutuhkan kerja sama antarkomponen masyarakat, baik unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, adat dan seluruh elemen masyarakat.

"Kita harus secara bersama-sama melakukan berbagai upaya pencegahan secara dini, sehingga paham radikal atau separatis tidak sampai terus tumbuh dan berkembang di negara kita," harapnya.

Indonesia khususnya Bali, merupakan barometer keamanan dunia karena memiliki destinasi pariwisata yang terkenal di mancanegara.

Jika Bali aman, tentunya masyarakat dunia menilai Indonesia secara keseluruhan juga aman.

"Jangan sampai keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sudah tercipta selama ini terganggu oleh adanya paham-paham radikal atau separatis yang ingin melancarkan aksinya," ucapnya.

(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved