Dilema Polantas Razia Helm, Akan Koordinasi dengan Tokoh Agama Jelang Operasi Patuh 2019

Operasi Patuh 2019 menyasar pengemudi di bawah umur, tidak memakai sabuk keselamatan hingga pengendara tidak memakai helm

Dilema Polantas Razia Helm, Akan Koordinasi dengan Tokoh Agama Jelang Operasi Patuh 2019
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Kasatlantas Polres Gianyar, AKP Laksmi Trisna Dewi. Dilema Polantas Razia Helm, Akan Koordinasi dengan Tokoh Agama Jelang Operasi Patuh 2019 

Dilema Polantas Razia Helm, Akan Koordinasi dengan Tokoh Agama Jelang Operasi Patuh 2019

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Penertiban lalu lintas kepada para pengendara sepeda motor, yang tidak memakai helm terkesan lumrah.

Namun di balik itu, Polantas mengaku dilematis dalam penindakan pelanggaran helm.

Terutama bagi pengendara yang tengah memakai pakaian adat atau pakaian keagamaan, baik Hindu dan agama lainnya.

Sebab mindset masyarakat selama ini, penggunaan pakaian adat maupun pakaian keagamaan, merupakan legal standing tidak memakai helm.

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Gianyar, AKP Laksmi Trisna Dewi, saat berbincang dengan awak media, terkait Operasi Patuh 2019, yang akan digelar dari 29 Agustus sampai 11 September 2019 nanti.

Adapun sasaran operasi tersebut nantinya, kata dia, mulai pengemudi di bawah umur, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus, melebihi batas kecepatan, menggunakan HP/headset saat berkendara, terpengaruh miniman beralkohol dan pengendara tidak memakai helm.

Selain itu juga terdapat tambahan, yakni pemakaian sirine tanpa izin.

“Masalah penindakan helm, sebenarnya kita agak dilema, terutama yang berkaitan dengan pemakaian pakaian adat, dan pakaian keagamaan. Kami menindak, nanti masyarakat memelintirnya ke SARA,” ujar AKP Laksmi, Jumat (23/8/2019).

Karena hal tersebut, saat rapat koordinasi (rakor) terkait Operasi Patuh 2019 nanti, pihaknya akan mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk memberikan pemahaman terkait hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved