10 Mitos Tentang Tidur Paling Dipercaya Masyarakat, Ada Yang Berbahaya Tapi Dibiarkan

Tanpa tidur, seseorang akan merasa lemas dan sayu karena tubuhnya tak mendapatkan jatah istirahat yang seharusnya.

10 Mitos Tentang Tidur Paling Dipercaya Masyarakat, Ada Yang Berbahaya Tapi Dibiarkan
Freepik.com via Grid.ID
Ilustrasi Tidur. 

TRIBUN-BALI.COM – Tidur adalah aktivitas paling esensial yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.

Tanpa tidur, seseorang akan merasa lemas dan sayu karena tubuhnya tak mendapatkan jatah istirahat yang seharusnya.

Menurut berbagai ahli, waktu tidur yang dianjurkan adalah selama 7 hingga 9 jam setiap malamnya.

Semakin berkurang waktu tidur, semakin tinggi pula risiko berbagai penyakit yang dapat muncul dalam tubuh.

Ternyata, kebiasaan tidur pun memiliki banyak mitos.

Lucunya mitios tentang tidur yang dipercaya masyarakat itu meski tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, tapi masih saja dipercayai banyak orang.

Melansir laman Sleepfiundation.org, inilah 10 mitos yang berkembang dan banyak dipercayai masyarakat di dunia:

# Mendengkur adalah normal dan tidak berbahaya

Mendengkur alias ngorok ternyata bisa menjadi gejala gangguan tidur yang dapat membahayakan, yang biasa disebut dengan sleep apnea.

Sleep apnea terjadi ketika adanya jeda dalam napas yang dapat mencegah udara untuk keluar masuk ketika tidur.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved