KPK Terima 45 Laporan Dugaan Korupsi di Tabanan, 11 Laporan Sedang Ditelaah

Berbagai kegiatan dilaksanakan selama Roadshow Bus KPK tiga hari di Tabanan, salah-satunya sosialisasi pemahaman gratifikasi dan antikorupsi

KPK Terima 45 Laporan Dugaan Korupsi di Tabanan, 11 Laporan Sedang Ditelaah
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana sosialisasi antikorupsi oleh KPK di Kantor DPRD Tabanan, Jumat (23/8/2019). KPK Terima 45 Laporan Dugaan Korupsi di Tabanan, 11 Laporan Sedang Ditelaah 

KPK Terima 45 Laporan Dugaan Korupsi di Tabanan, 11 Laporan Sedang Ditelaah

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Roadshow Bus KPK selama tiga hari di Tabanan terhitung sejak Jumat (23/8/2019) hingga Minggu (25/8/2019) besok.

Berbagai kegiatan dilaksanakan di Tabanan, salah-satunya dipusatkan layanan di areal Gedung I Ketut Maria.

Beberapa kegiatan formal lainnya yakni sosialisasi pemahaman gratifikasi kepada para pejabat di Pemkab Tabanan dan sosialisasi antikorupsi di DPRD Tabanan.

Namun hal yang menarik adalah adanya 45 laporan dugaan korupsi yang diterima KPK RI dari Tabanan.

Namun dari 45 laporan, 34 di antaranya terpaksa diarsipkan dan 11 laporan sedang ditelaah KPK.

Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Moh Tsani Annafari menyatakan, hingga saat ini KPK RI sedikitnya menerima 45 laporan dugaan korupsi.

Namun, 34 laporan di antaranya terpaksa diarsipkan karena pelaporannya tak memenuhi kriteria tipikor.

"Ada 11 lainnya kami sedang telaah. Jadi ini kami berharap menjadi bahan instrospeksi di Tabanan ke depannya. Tapi diharapkan ke depannya tak ada laporan lagi lah," ucap Tsani saat dijumpai setelah sosialisasi di Kantor DPRD Tabanan.

Tsani menegaskan, namun semua itu baru laporan. Artinya belum bisa bicara secara asumsi, tentunya semua laporan akan ditindaklanjuti.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved