Satpam Tewas Digigit Ular Weling Yang Divideokan 16 Detik, Isap Darah adalah Kesalahan Besar

Satpam mulanya berusaha menangkap ular weling atas laporan warga dengan modal sapu.

Satpam Tewas Digigit Ular Weling Yang Divideokan 16 Detik, Isap Darah adalah Kesalahan Besar
Wikimedia via Asia One
Ular jenis weling atau bungarus. 

TRIBUN-BALI.COM - Satpam tewas setelah dipatuk ular weling (Bungarus candidus) setelah ia memvideokannya selama 16 detik. 

Kasus ini adalah kejadian ke-40 kematian akibat gigitan ular pada tahun 2019.

Satpam mulanya berusaha menangkap ular weling atas laporan warga dengan modal sapu.

Di tengah upaya menangkap, jari kelingking sang satpam tergigit.

Seusai Digigit Ular Satpam Ini Bercanda Tangannya Gatal Lalu Memvideokan,16 Detik Kemudian Meninggal

Satpam Tewas Dipatuk Ular Weling Setelah Bikin Video 16 Detik, Ternyata Jenis Ini Ada di Jawa-Bali

Satpam tetap menangkap ular dan memainkannya. Selang 30 menit, tepatnya pada Selasa (21/8/2019) pukul 19.30, Iskandar sang satpam mulai lemas.

Meski sempat dibawa ke rumah sakit, dia akhirnya meninggal.

Musliman, komandan sekuriti Cluster Michelia Gading Serpong, mengatakan bahwa Iskandar sempat mengisap darah dari bagian yang digigit ular.

Namun ternyata nyawanya tak tertolong.

Dokter dan ahli gigitan ular dari RS daha Husada Kediri, Jawa Timur, Tri Maharani mengatakan bahwa upaya mengisap darah dari bagian yang digigit ular weling adalah kesalahan besar.

"Bisa ular weling tidak menyebar lewat darah meskipun saat digigit darah kita keluar. Bisa menyebar lewat getah bening," ungkap Tri.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved