Walhi Bali Apresiasi Langkah Gubernur Koster Desak Pelindo III Hentikan Reklamasi Pelabuhan Benoa

Apresiasi itu disampaikan karena Gubernur Koster telah berani mendesak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menghentikan reklamasi Pelabuhan Benoa

Walhi Bali Apresiasi Langkah Gubernur Koster Desak Pelindo III Hentikan Reklamasi Pelabuhan Benoa
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali Wayan Koster menunjukkan salinan surat yang dikirimkannya kepada Pelindo III saat konferensi pers di rumah jabatannya, Minggu (25/8/2019). Walhi Bali Apresiasi Langkah Gubernur Koster Desak Pelindo III Hentikan Reklamasi Pelabuhan Benoa 

Walhi Bali Apresiasi Langkah Gubernur Koster Desak Pelindo III Hentikan Reklamasi Pelabuhan Benoa

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang getol dalam isu lingkungan, yakni Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Apresiasi itu disampaikan karena Gubernur Koster telah berani mendesak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menghentikan reklamasi Pelabuhan Benoa.

"Kalau dari Walhi mengapresiasi sikap Gubernur Koster menyurati Pelindo III untuk menghentikan reklamasinya," kata Direktur Eksekutif Walhi Bali I Made Juli Untung Pratama saat dihubungi Tribun Bali, Minggu (25/8/2019) sore.

Di samping memberikan apresiasi, Untung Pratama menuntut Gubernur Koster konsisten dengan sikap politiknya, sehingga nantinya reklamasi yang dilakukan Pelindo III benar-benar berhenti.

Dirinya mengatakan, selama ini Walhi Bali memang melihat bahwa reklamasi yang dilakukan Pelindo III menyebabkan kerugian, salah satunya yakni banyaknya mangrove yang mati.

Di tengah adanya kerusakan yang ditimbulkan akibat reklamasi itu, Untung Pratama mengeluhkan pihak Pelindo III yang sangat tertutup dengan dokumen perizinan.

Hal ini terbukti saat Walhi Bali menang sidang sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali.

"Hingga Walhi Bali menang sengketa informasi, dia (Pelindo III) enggak mau buka Amdal, sampai kita (mengajukan) permohonan eksekusi lagi. Dan emang tertutup, semua informasinya dia tutup," keluh Untung Pratama.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved