Bisnis Kerajinan Lokal Meiga Collection Tak Khawatir Bersaing dengan Online Shop

Meiga memberanikan diri membuka bisnis kerajinan lokal dalam bentuk tas, clutch, hingga sepatu.

Bisnis Kerajinan Lokal Meiga Collection Tak Khawatir Bersaing dengan Online Shop
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Meiga saat menunjukkan produk handmade buatannya 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jenny Meiga adalah Owner Meiga Collection.

Meiga memberanikan diri membuka bisnis kerajinan lokal dalam bentuk tas, clutch, hingga sepatu.

“Jadi 10 tahun yang lalu saya mulai bisnis. Ide awalnya karena saya hobi shopping, beli sandal, tas, dan lainnya,” ujarnya kepada Tribun Bali, Minggu (25/8/2019) di Denpasar.

Ia membanderol produk tas mulai harga Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta, begitu produk lainnya.

“Ya omzet rata-rata kotor Rp 30 juta lah sebulan,” sebutnya.

Lanjutnya, penjualan massal online seperti dari China cukup membuatnya kewalahan.

 Namun akhirnya kini banyak konsumen paham, bahwa produknya berkualitas karena handmade dan tidak diproduksi massal.

“Kualitas dan bahan baku dijaga, lem juga kami jamin. Kadang bahkan kami jadi sponspor jegeg bagus Denpasar,” sebutnya.

Meiga, mengatakan tak khawatir dengan harga murah yang ditawarkan online shop.

 “Kami tetap dengan harga sendiri karena kualitas, pelanggan juga paham apalagi yang repeat order,” tegasnya.

Meiga pun ikut pameran dan promosi di media sosial agar produknya kian dikenal.

“Target ke depan bisa dikirim ke luar negeri, jadi eksportir karena kami berani bersaing kualitasnya,” jelasnya.

Daganganya pernah dibeli oleh warga Australia, dan ia berharap ke depannya akan terus berkembang. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved