Catat, Ini Pelanggaran yang Diincar Saat Razia Kendaraan Operasi Patuh Jaya 2019

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menertibkan para penggunaan kendaraan yang melanggar lalu lintas.

tribunnews
Ilustrasi polri saat melakukan razia Operasi Patuh, Sabtu (30/5/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lints (Ditlantas) Polda Metro Jaya, siap menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 pada akhir Agustus 2019.

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menertibkan para penggunaan kendaraan yang melanggar lalu lintas.

Sejumlah pelanggaran lalu lintas yang selama ini cukup menjadi sorotan akan dijadikan target utama.

Operasi Patuh Jaya 2019 sendiri ditargetkan bakal berlangsung hingga 11 September 2019 mendatang.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, target operasi pada kegiatan kali ini akan dimulai dari pengguna sepeda motor yang melawan arus sampai pemasangan rotator atau sirine.

"Ada beberapa target operasi yang prioritas, yakni melawan arus, berkendara di bawah umur, dan kendaraan bermotor yang memasang rotator dan atau sirene," ucap Nasir yang dikutip dari ntmcpolri.info, Minggu (25/8/2019).

Polisi melakukan razia sepeda motor yang nekat menerobos ke jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Pengendara motor masih nekat memasuki dan melintasi JLNT tersebut baik dari arah Tanah Abang maupun Kampung Melayu.

Tidak hanya itu, beberapa jumlah pelanggaran lain juga ikut menjadi perhatian utama.

Mulai dari pengendara mobil dan motor yang melajukan kendaraan melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari dua orang untuk motor, serta melanggar rambu lalu lintas.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved