Sport Tourism and Culture, Perbedaan Menonjol Pelaksanaan Porprov Bali di Tabanan Tahun Ini

Wakil Bupati Tabanan menuturkan bahwa Porprov Bali 2019 di Tabanan ini akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari Porprov Bali sebelumnya

Sport Tourism and Culture, Perbedaan Menonjol Pelaksanaan Porprov Bali di Tabanan Tahun Ini
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Suasana Technical Meeting (TM) cabang olahraga Porprov Bali 2019 di SMA Negeri 1 Tabanan, Minggu (25/8/2019). Sport Tourism and Culture, Perbedaan Menonjol Pelaksanaan Porprov Bali di Tabanan Tahun Ini 

Sport Tourism and Culture, Perbedaan Menonjol Pelaksanaan Porprov Bali di Tabanan Tahun Ini

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2019 akan berlangsung tanggal 9-19 September 2019.

Untuk mematangkan persiapan, Technical Meeting (TM) cabang olahraga Porprov Bali 2019 diadakan di SMA Negeri 1 Tabanan, Minggu (25/8/2019) kemarin.

Tidak hanya dihadiri semua pengurus KONI Bali, KONI kabupaten/kota maupun pengurus cabang olahraga dari kabupaten/kota, namun juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya serta Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Tresna Budi.

Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menuturkan bahwa Porprov Bali 2019 di Tabanan ini akan menampilkan sesuatu yang berbeda dari Porprov Bali sebelumnya.

“Kami di pemerintah Kabupaten Tabanan beserta Koni Tabanan mencoba menampilkan sesuatu yang berbeda di Porprov Bali ke XIV ini. Visi yang kami usung adalah bukan hanya menonjolkan olahraga atau sport, tapi juga dengan sport tourism and culture, jadi di situ ada dunia pariwisatanya, kebudayaannya, seperti nanti saat pembukaan akan ada parade budaya jadi apa yang kami miliki di Tabanan seperti Okokan, Baleganjur, Barong Bangkung dan lainnya. Sehingga dunia olahraga ini dimaknai sebagai kebudayaan juga, dan semua masyarakat Tabanan ini bisa menikmati Porprov Bali di Tabanan,” ucapnya.

Kegiatan Porprov Bali 2019 ini tidak hanya berlangsung di pusat kota Tabanan, namun akan berlangsung di beberapa desa yang ada di 10 kecamatan di Tabanan.

Hal tersebut dilakukan untuk memperkenalkan wisata yang ada di desa tersebut ke masyarakat luar Tabanan, serta dapat membantu dan membangkitkan perekonomian daerah tersebut.

Porprov Bali 2019 memberikan dampak positif bagi Tabanan khususnya di olahraga.

Sarana dan prasarana olahraga yang ada di Tabanan terlihat sudah semakin membaik, seperti ada pembangunan GOR baru maupun perbaikan GOR yang dilakukan menjelang Porprov Bali 2019 ini.

Sanjaya berharap Porprov Bali 2019 ini kontingen Tabanan dapat naik peringkat atau tidak menjadi juru kunci, dan ia pun optimistis akan hal tersebut.

Ia juga berujar bahwa bonus untuk para atlet Tabanan yang berhasil mendapatkan medali emas pada Porprov Bali 2019 ini sudah dipersiapkan, dan ia berharap bonus tersebut dapat menambah motivasi serta semangat para atlet Tabanan untuk meraih medali emas.

“Kita sudah banyak berbenah, baik itu dari sarana dan pra sarana. Saya yakin di Porprov Bali ke XIV ini kontingen Tabanan tidak juru kunci.  Kita juga sudah siapkan bonus, KONI Tabanan sudah merangkai bonusnya sehingga ada motivasi. Bonus kira-kira Rp 50 juta untuk medali emas, ini sesuatu yang luar biasa karena biasanya kita jarang memberikan bonus medali emas sampai perorangan Rp 50 juta. Mudah-mudahan dengan memberikan bonus yang besar ini semangat para atlet meningkat,“ katanya.

(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved