TPA Liar Menjamur di 3 Kecamatan, Paling Sering Picu Kebakaran di Klungkung

Munculnya tempat pembuangan akhir (TPA) liar di berbagai wilayah di Klungkung kerap menyebabkan kebakaran.

TPA Liar Menjamur di 3 Kecamatan, Paling Sering Picu Kebakaran di Klungkung
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pemandangan di TPA liar eks galian C Klungkung, Minggu (25/8/2019). Kebakaran di Klungkung saat ini kebanyakan disebabkan oleh keberadaan TPA liar. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Munculnya tempat pembuangan akhir (TPA) liar di berbagai wilayah di Klungkung kerap menyebabkan kebakaran.

TPA liar ini menjamur di tiga kecamatan di Klungkung.

Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta menjelaskan, tahun ini kasus kebakaran di Klungkung lebih banyak disebabkan TPA liar yang mulai bermunculan di beberapa kecamatan.

Api kerap dipicu oleh kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah di satu lokasi lalu membakarnya.

"Tahun ini justru kebakaran di TPA liar ini yang menonjol," ujar Putu Suarta, Minggu (25/8/2019).

Ia menilai, TPA liar tersebut mulai menjamur di beberapa titik seperti di Kecamatan Klungkung, Dawan, dan Banjarangkan.

Misalnya di Eks Galian C. Padahal, kata dia, pemkab cukup gencar melakukan berbagai program untuk pengolahan sampah mulai dari tingkat desa maupun di tingkat kabupaten.

"Masyarakat diharapkan dapat meninggalkan kebiasaan buruk membakar sampah. Selain berpotensi kebakaran, asap hasil pembakaran sampah ini tentu sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan," jelas Suarta.

Kebakaran pada TPA liar yang terjadi di Klungkung saat ini potensinya lebih tinggi dari kebakaran lahan yang biasanya terjadi saat musim kemarau panjang.

"Tahun ini kebakaran lahan justru sedikit. Kami hanya tangani satu kasus di bukit Klingking Nusa Penida. Justru kebakaran dari TPA liar yang banyak," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved