600.000 ASN Akan Pindah ke Ibu Kota Baru di Kaltim

Pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur akan disertai pemindahan aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pusat.

600.000 ASN Akan Pindah ke Ibu Kota Baru di Kaltim
Tribun Bali/ Net
Ilustrassi PNS 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur akan disertai pemindahan aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pusat.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memprediksi ada sekitar 600.000 ASN di Kementerian/Lembaga yang akan dipindahtugaskan ke Ibu Kota baru.

"Perkiraan dari total 900.000 PNS kementerian/lembaga yang ada saat ini, 600.000 yang akan dipindahkan," kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan kepada Kompas.com, Selasa (27/8/2019).

Ridwan mengatakan, BKN belum bisa memastikan jumlah ASN yang akan pindah karena sampai saat ini pemerintah juga belum menentukan instansi mana yang akan dipindahkan ke lokasi ibu kota baru.

Menurut dia, tidak semua instansi pemerintah akan dipindah ke Kalimantan Timur.

Ia pun mengakui sampai saat ini belum ada kajian detail soal lembaga atau instansi mana yang wajib dipindah.

Menurut dia, BKN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta lembaga terkait lain akan mendiskusikan hal ini lebih lanjut.

"Harusnya cukup fungsi pemerintahan yang berhubungan langsung dengan lembaga kepresidenan," ujar Ridwan.

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan ibu kota baru berada di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019).

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," kata Jokowi.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved