85 Persen PAD Bali dari Pajak Kendaraan, Target Rp 3,6 Triliun Tahun Ini

15 persen sisanya bersumber dari pengkerjasamaan aset, penyewaan aset maupun laba BUMD dan Perusda Bali.

85 Persen PAD Bali dari Pajak Kendaraan, Target Rp 3,6 Triliun Tahun Ini
istimewa/Wema Satyadinata
Kepala UPTD. Kantor Samsat Kota Denpasar, Putu Sudiana (kanan) bersama Kasi Pelayanan Kantor Samsat Denpasar, I Wayan Agus Bagiarta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala UPTD Kantor Samsat Kota Denpasar, Putu Sudiana mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali bersumber dari pajak kendaraan sebesar 85 persen.

Sedangkan 15 persen sisanya bersumber dari pengkerjasamaan aset, penyewaan aset maupun laba BUMD dan Perusda Bali.

“Kita berharap semakin banyak kendaraan, maka semakin banyak pajak yang masuk. Pajak itu dapat dibagi menjadi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” kata Sudiana saat ditemui di Kantor Samsat Denpasar, Selasa (27/8/2019).

Pihaknya berharap perekonomian masyarakat Bali semakin maju, sehingga semakin banyak kendaraan baru yang terbeli dan secara otomatis pendapatan daerah yang berasal dari Pajak Ranmor (Kendaraan Bermotor) juga bertambah.

Menurutnya masyarakat Bali memiliki kebiasaan khususnya bagi kelas ekonomi menengah keatas mengganti kendaraannya setiap dua tahun sekali.

“Kita juga amati setiap dua tahun itu produk kendaraan yang dikeluarkan juga berubah. Walaupun hanya pada casingnya saja, sedangkan mesinnya tetap yang sama,” imbuhnya.

Setiap tahun target PAD dari pajak Ranmor ini selalu bertambah.

Misalnya, tahun 2018 lalu targetnya Rp 3,4 triliun, dinaikkan tahun 2019 ini menjadi Rp 3,6 Triliun.

Target tersebut dibuat oleh pihak eksekutif dengan DPRD Bali.

Kasi Pelayanan Kantor Samsat Denpasar, I Wayan Agus Bagiarta menyampaikan data realisasi pendapatan dari Samsat Kota Denpasar dari 1 Januari hingga 22 Agustus 2019 adalah Rp 621 milyar atau sudah mencapi 65 persen dari target Rp 923 milyar selama tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved