Stres Pisah Dari Suami Selama 6 Bulan, Ibu Rumah Tangga Asal Ubud Ini Pilih Barang Haram Untuk Obat

Koming (26) asal Banjar Kumbuh, Desa Mas, Ubud, hanya tertunduk saat berada di Mapolres Gianyar, Bali

Stres Pisah Dari Suami Selama 6 Bulan, Ibu Rumah Tangga Asal Ubud Ini Pilih Barang Haram Untuk Obat
Tribun Bali / I Wayan Eri Gunarta
Dua penyalahguna narkotika, Koming (26) dan Ardi Febrianto saat diamankan di Mapolres Gianyar, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR- Koming (26) asal Banjar Kumbuh, Desa Mas, Ubud, hanya tertunduk saat berada di Mapolres Gianyar, Bali, Selasa (27/8/2019).

Perempuan yang mengaku sebagai ibu rumah tangga (IRT) ini, diamankan Satres Narkoba Polres Gianyar, karena kepemilikan sabu-sabu seberat 0,2 gram.

Perempuan bertubuh tambun ini mengaku, mengkonsumsi "barang haram" berupa sabu karena stres lantaran hubungannya dengan sang suami tidak harmonis.

Koming mengatakan, ia mendapatkan paket sabu tersebut dari seseorang yang dikenalkan sejak empat bulan lalu, yakni Ardi Febrianto (23) asal Jogja, yang kini juga telah diamankan di Polres Gianyar.

Koming mengaku, ia mengkonsumsi sabu-sabu sebagai obat penghilang stres karena sejak enam bulan lalu, ia pisah dengan suaminya.

Meski sudah menikah, Koming mengaku hingga saat ini belum dikaruniai anak.

“Dipakai obat stres. Sudah enam bulan lebih pisah sama suami. Kenal dengan Ardi (penjual sabu) sejak empat bulan lalu,” ujar Koming.

Wakapolres Gianyar, Kompol Adnan Pandibu mengatakan, penangkapan Koming berawal dari pemantauan polisi, di wilayah Desa Batuan, Sukawati, Selasa (22/8/2019) pukul 18.45 Wita.

Saat itu, pihaknya milihat seseorang berinisial Koming tengah mengendarai sepeda motor Vario di perempatan Batuan.

Saat itu, pihaknya yang sebelumya telah menaruh kecurigaan, langsung menghentikan kendaraannya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved