Simpang Ring Banjar

Banjar Sarimertha Jadi Sentra Kerajinan Batok Kelapa, Ekspor Produk Hingga Perancis dan Australia

Banjar Sarimertha di Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung, Bali, dikenal dengan sentra industri kerajinan batok kelapa

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Banjar Sarimertha di Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung, Bali, dikenal dengan sentra industri kerajinan batok kelapa. Banjar Sarimertha Jadi Sentra Kerajinan Batok Kelapa, Ekspor Produk Hingga Perancis dan Australia 

Tahun 1998 menjadi awal berkah bagi Suryawan. Saat itu usahanya mulai dikenal masyarakat luas.

Saat itu pun ia mulai mengembangkan usahanya yang awalnya hanya memproduksi kancing, kemudian merambah memproduksi barang lainnya seperti mangkok, ceretan, sendok, celengan, dan topeng.

Ada pula beberapa wisatawan yang memberikan saran kepada dirinya agar memproduksi komoditi lainnya seperti tas menggunakan batok kelapa.

Usahanya pun booming dan menjadi salah-satu komoditi ekspor.

Bom Bali I yang terjadi di tahun 2002 menjadi masa yang sulit baginya. Travel warning dan tidak adanya kegiatan ekspor membuat usahanya nyaris bangkrut.

Setidaknya selama 3 minggu lebih Suryawan harus manggkir akibat kargo lebih berfokus pada pengiriman korban bom Bali.

"Saat itu saya kira akan gulung tikar, beruntung setelah 3 minggu ada telepon dari pihak kargo jika kegiatan ekspor udah bisa dimulai dan usaha saya bisa kembali jalan," terangnya.

Saat ini usahanya terus berkembang. Untuk pasar lokal, produknya didistribusikan ke beberapa pasar oleh-oleh ternama di Bali melalui agen distribusi.

Sedangkan, untuk kegiatan ekspor, yang awalnya hanya ke Jepang kini mulai merambah hingga ke Perancis dan Australia.

Ia pun mempekerjakan warga lokal di Banjar Sarimertha

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved