Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Dilanjutkan, Koster Berharap Mampu Tingkatkan Ekonomi Karangasem

Kelanjutan pembangunan dermaga Tanah Ampo sebagai keseriusan pemerintahan mewujudkan visi pengembangan infrastruktur terintegrasi darat, laut & udara

Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Dilanjutkan, Koster Berharap Mampu Tingkatkan Ekonomi Karangasem
Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga bersantai di Dermaga Cruise Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, Bali, yang belum selesai, Jumat (20/5/2016). Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Dilanjutkan, Koster Berharap Mampu Tingkatkan Ekonomi Karangasem 

Pembangunan Dermaga Tanah Ampo Dilanjutkan, Koster Berharap Mampu Tingkatkan Ekonomi Karangasem

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Setelah cukup lama terkatung-katung, nasib pembangunan proyek dermaga Tanah Ampo di Kabupaten Karangasem akhirnya mulai menemui titik terang.

Hal itu setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem, terkait pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo, di Ruang Wiswa Sabha Pratama Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/8/2019).

Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan, kelanjutan pembangunan dermaga bertaraf internasional di wilayah kabupaten ujung timur Pulau Bali ini sebagai keseriusan komitmen pemerintahannya mewujudkan visi pengembangan infrastruktur terintegrasi darat, laut dan udara.

"Dermaga Tanah Ampo yang dari dulu tidak selesai-selesai saya anggap penting dalam rangka mengintegrasikan infrastruktur di Bali. Sudah ada lampu hijau dari Bapak Presiden (Joko Widodo/Jokowi), Bapak Menteri juga sudah melihat langsung. Untuk itu, sekarang tahapan-tahapannya harus diselesaikan agar secepatnya terlihat progres dari proyek ini," kata dia.

Gubernur kelahiran Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ini sangat berharap kelanjutan pembangunan dermaga bertaraf internasional di kawasan Tanah Ampo akan berdampak terhadap pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Karangasem.

"Kami di provinsi tidak minta banyak, biar Kabupaten Karangasem yang lebih banyak menikmati hasilnya, sampai 70 persen tidak masalah jika sudah beroperasi nanti. Karena tugas kami juga di provinsi untuk membantu neningkatkan perekonomian di daerah seperti Karangasem," terangnya.

Dirinya mengingatkan, ke depan agar pengelolaan dermaga yang ditujukan sebagai salah-satu infrastruktur penunjang pariwisata Bali ini dilakukan secara profesional.

"Selama ini ada anggapan kita hanya bisa membangun, dan tidak bisa memelihara. Harus dihilangkan anggapan itu, dikelola secara baik, profesional, sehingga bisa betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama di Karangasem," pintanya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved