Polres Badung Konsultasi ke Kejari Terkait Perkelahian yang Menewaskan Kadek Roy

Kasus perkelahian sekelompok pemuda yang terjadi di Desa Angantaka, Badung, Bali, yang bermula dari Warung Madu, kini ditangani langsung Polres Badung

Polres Badung Konsultasi ke Kejari Terkait Perkelahian yang Menewaskan Kadek Roy
TRIBUN BALI/I KOMANG AGUS ARYANTA
Satpol PP Kabupaten Badung saat melakukan penutupan Kafe atau warung Madu di Desa Angantaka, Abiansemal, Badung, Bali, Senin (28/8/2019). Polres Badung Konsultasi ke Kejari Terkait Perkelahian yang Menewaskan Kadek Roy 

Polres Badung Konsultasi ke Kejari Terkait Perkelahian yang Menewaskan Kadek Roy

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kasus perkelahian sekelompok pemuda yang terjadi di Desa Angantaka, Badung, Bali, yang bermula dari Warung Madu, kini ditangani langsung Polres Badung.

Pasalnya, kedua tersangka yang masih di bawah umur itu mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu sekarat.

Hanya saja kini polisi belum mau membeberkan langsung sejauh mana telah melakukan pemeriksaan dan apa penyebab cekcok tersebut.

Namun polisi sudah mengamankan dua tersangka yakni Putu BWS (15) dan Dewa PEAM (15).

Polres Badung kini masih berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung terkait ancaman hukuman terhadap pelaku.

Langkah ini dilakukan agar tidak ada lagi kericuhan di desa tersebut dan tidak menimbulkan rasa dendam di kemudian hari.

Selain itu, dari dua tersangka yang diamankan, Dewa PEAM ternyata pernah terjerat kasus hukum.

Dewa PEAM yang berasal dari Banjar Dualang, Sibang Gede Abiansemal itu sempat ditahan dalam kasus penganiayaan di daerah Darmasaba, Abiansemal.

Pelaku yang masih di bawah umur itu pun mendekam selama beberapa hari di Polsek Abiansemal.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved