Tersengat Ubur-ubur hingga Terbawa Arus, Pengamalan Nuarta di Kejurnas Renang Perairan Terbuka 2019

Walau sempat mengalami beberapa kendala dan pengalaman unik, Agus mendapatkan hasil yang memuaskan yaitu peringkat kelima dan tiket menuju PON 2020

Tersengat Ubur-ubur hingga Terbawa Arus, Pengamalan Nuarta di Kejurnas Renang Perairan Terbuka 2019
Dok Dewa Gede Anom Artha Tanaya
Dewa Gede Anom Artha Tanaya (kanan) bersama atlet renang Bali, Agus Nuarta (kiri). Tersengat Ubur-ubur hingga Terbawa Arus, Pengamalan Nuarta di Kejurnas Renang Perairan Terbuka 2019 

Tersengat Ubur-ubur hingga Terbawa Arus, Pengamalan Nuarta di Kejurnas Renang Perairan Terbuka 2019

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Agus Nuarta (18) merupakan satu di antara atlet renang Bali yang mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang Perairan Terbuka Tahun 2019, yang juga merupakan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, 23-25 Agustus 2019 kemarin.

Pemuda yang berasal dari Denpasar ini turun di nomor 10.000 meter atau 10 kilometer.

Ia bercerita, Kejurnas Renang Perairan Terbuka tahun 2019 ini sangat seru, karena lawan-lawannya kuat serta tempat perlombaannya masih asri dan bersih.

Ia juga mendapatkan banyak pengalaman unik di sana, seperti bertemu ubur-ubur maupun terbawa arus ombak.

“Pra PON kali ini seru, soalnya kita lomba di Pulau Pramuka, jauh dari hiruk pikuk kota, benar-benar alam banget. Kendala saat lomba gak ada, cuma saya kena ubur-ubur saja di tangan sama badan, jadi merah-merah gitu, agak perih sama gatal-gatal dikit. Tetapi saya tetap lanjut renang, kalau saya berhenti takut dikejar sama lawan yang di belakang. Awal-awal pertandingan itu masih aman, cuma pas sudah di 6.000 meter itu ombaknya semakin gede, terus arusnya juga makin kuat sehingga saya sempat terbawa arus, dan saya sempat nyasar juga di tengah laut, tapi masih bisa saya kondisikan,” katanya saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (27/8/2019).

Walau sempat mengalami beberapa kendala dan pengalaman unik, Agus mendapatkan hasil yang memuaskan yaitu peringkat kelima dan tiket menuju PON 2020

Pemuda berkulit sawo matang ini bersyukur dan senang atas prestasi yang ia dapatkan.

Setelah Kejurnas Renang Perairan Terbuka Tahun 2019 berakhir, ia melanjutkan latihannya untuk memperbaiki kekurangan serta mempersiapkan diri mengikuti Porprov Bali 2019 cabang olahraga renang.

Ia mengaku saat ini melakukan latihan hampir setiap hari.

“Setelah Kejurnas itu, badan saya lumayan pegal sih, tapi kemarin sudah cukup recovery-nya dan sekarang sudah latihan seperti biasa. Saya harus latihan lebih keras lagi biar lebih bagus lagi strateginya nanti, sekalian juga saya persiapan Porprov Bali 2019. Saya latihan daya tahan sama strategi di laut,” ucapnya.

Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ini akan membela kota Denpasar dan turun di nomor 400 meter dan 1500 meter gaya bebas putra di Porprov Bali 2019 nanti.

Ia optimistis dapat memperoleh medali untuk Denpasar di kejuaraan tersebut.

(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved