Jaksa Kesurupan, Minta Tersangka Tidak Disalahkan, Reka Adegan Pembunuhan Istri oleh Suaminya

Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Jro Ketut Nurti Mahayoni

Jaksa Kesurupan, Minta Tersangka Tidak Disalahkan, Reka Adegan Pembunuhan Istri oleh Suaminya
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
REKA ADEGAN - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Jro Ketut Nurti Mahayoni digelar di tempat kejadian perkara di Lingkungan Ketewel, Kelurahan Penarukan Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Rabu (28/8/2019). Jaksa Kesurupan, Minta Tersangka Tidak Disalahkan, Reka Adegan Pembunuhan Istri oleh Suaminya 

Jaksa Kesurupan, Minta Tersangka Tidak Disalahkan, Reka Adegan Pembunuhan Istri oleh Suaminya

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Jro Ketut Nurti Mahayoni (59).

Reka adegan ini dilaksanakan pada Rabu (28/8/2019) sekira pukul 10.30 Wita, tepat di lokasi kejadian perkara atau di rumah korban di Lingkungan Ketewel, Kelurahan Penarukan Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali.

Pelaku Jro Mangku Nyoman Sumerta (65) memeragakan sebanyak 30 adegan, dengan kondisi tangan yang masih terbalut perban, bekas perawatan cuci darah.

Sementara peran korban Jro Mahayoni digantikan oleh seorang Polwan dari Unit PPA Polres Buleleng.

Proses rekontruksi yang dilaksanakan selama kurang lebih satu setengah jam ini sempat diwarnai kesurupan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini, yakni Ni Made Astini, tiba-tiba terjatuh lalu menangis, tepat saat pelaku Jro Sumerta memeragakan adegan penusukan.

Petugas pun bergegas mengangkat tubuh sang jaksa, lalu dibawa ke ruang tamu, dan direbahkan di atas sofa.

"Tiang nunas ampura. Iye (Jro Sumerta,red) nak sing pelih. Tiang ne pelih. Jangan salahkan raben tiange. Anak mule pemargi tiange kene. Tunasang tiang ring Pura Dalem, biar pemargi tiange becik (Saya minta maaf. Dia tidaklah salah. Saya yang salah. Jangan salahkan suami saya. Memang sudah begini perjalanan (kematian) saya. Mohonkan saya di Pura Dalem supaya kepergian saya baik-baik)," ucap JPU Ni Made Astini dalam kondisi kesurupan.

Meski ada kesurupan, Jro Sumerta memilih untuk tidak menyaksikannya.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved