Nelayan Desa Girimas Hilang Saat Pulang Melaut

Kasus nelayan hilang kembali terjadi. Kadek Setiawan hilang saat hendak pulang melaut, Kamis (29/8/2019)

Nelayan Desa Girimas Hilang Saat Pulang Melaut
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Luh Sudiani (kanan) menjelaskan kronologi hilangnya sang anak saat hendak pulang dari melaut, Kamis (29/8/2019). Nelayan Desa Girimas Hilang Saat Pulang Melaut 

Nelayan Desa Girimas Hilang Saat Pulang Melaut

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kasus nelayan hilang kembali terjadi.

Kali ini menimpa Kadek Setiawan, warga asal Dusun Segara, Desa Girimas, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali.

Pria berusia 24 tahun itu hilang saat hendak kembali ke daratan, Kamis (29/8/2019) sekira pukul 06.00 Wita.

Ditemui di pantai Desa Girimas, Luh Sudiani (56), ibu kandung korban menuturkan, Kade Setiawan pergi melaut sejak Rabu (28/9/2019) malam sekira pukul 19.00 Wita.

Polisi berada di Pantai Desa Girimis. Kadek Setiawan hilang saat hendak pulang melaut, Kamis (29/8/2019).
Polisi berada di Pantai Desa Girimis. Kadek Setiawan hilang saat hendak pulang melaut, Kamis (29/8/2019). (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani)

Seharusnya, anak keduanya itu sudah kembali ke daratan pada Kamis pagi.

Namun setelah ditunggu-tunggu, Kadek Setiawan rupanya tak kunjung kembali.

Bahkan, ponselnya tidak aktif lagi.

"Dia sempat menghubungi saya tadi pagi sekitar jam setengah enam (Kamis pagi, red) katanya dia sudah mau kembali. Sempat minta dibelikan nasi dua bungkus. Kemudian saya tunggu-tunggu sampai jam enam pagi, dia kok tidak datang-datang. Saya telepon lagi, HP-nya tiba-tiba tidak aktif," ungkap Sudiani lirih.

Luh Sudiani (kanan) menjelaskan kronologi hilangnya sang anak saat hendak pulang dari melaut, Kamis (29/8/2019).
Luh Sudiani (kanan) menjelaskan kronologi hilangnya sang anak saat hendak pulang dari melaut, Kamis (29/8/2019). (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani)

Atas hilangnya sang anak, Sudiani mengaku sudah mencoba melakukan pencarian melalui jalur niskala, yakni bertanya ke paranormal.

"Kata paranormalnya belum kelihatan apa, masih gelap," terang Sudiani.

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih dilakukan oleh sejumlah kelompok nelayan Desa Girimas.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved