Ketut Juniari Menangis Selama Rekonstruksi, Sejoli Pembuang Bayi di Bangli Dijerat 15 Tahun Penjara

Satuan Reskrim Polres Bangli menggelar rekonstruksi kasus penemuan bayi di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut, Bangli, Kamis (29/8).

Ketut Juniari Menangis Selama Rekonstruksi, Sejoli Pembuang Bayi di Bangli Dijerat 15 Tahun Penjara
Tribun Bali/M. Fredey Mercury
BUANG BAYI-Tersangka Sugita memegarakan adegan saat hendak membuang bayinya ke rumah kosong di wilayah Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut. Bangli, Kamis (29/8/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Satuan Reskrim Polres Bangli menggelar rekonstruksi kasus penemuan bayi di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut, Bangli, Kamis (29/8).

Pada proses rekonstruksi, Ni Ketut Juniari tampak tak mampu membendung air matanya.

Proses rekonstruksi digelar selama dua jam, sejak pukul 10.00 Wita. Rekonstruksi berlokasi di dua tempat.

Lokasi pertama berada di rumah tersangka 1, yakni I Kadek Sugita, di Banjar Manuk, Desa Susut, Kecamatan Susut.

Sedangkan lokasi kedua yakni di Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, yang merupakan titik penemuan bayi.

Ratusan pasang mata turut mengamati jalanannya proses rekonstruksi itu.

Bahkan saking penasaran, beberapa warga memutuskan memanjat pohon kelapa agar bisa menonton dengan leluasa rekonstruksi. Terdapat total 59 adegan dalam proses rekonstruksi tersebut.

Diketahui, Ketut Juniari telah berada di rumah Kadek Sugita sejak hari Senin (22 Juli 2019).

Proses persalinan sudah disiapkan pada hari Selasa (23/7), mulai dari tas warna coklat hingga handuk warna hijau, ditempatkan di atas tempat tidur.

Sedangkan Ketut Juniari tidur tengadah di atas kasur beralaskan bantal dan guling.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved