Harga Ayam Boiler di Bali Turun, Harga Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan kembali setelah turun pada Kamis (29/8/2019).

Harga Ayam Boiler di Bali Turun, Harga Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik
Tribun Bali/Noviana Windri
Pedagang ayam boiler di Pasar Badung, Denpasar, Bali, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Harga cabai rawit merah mengalami kenaikan kembali setelah turun pada Kamis (29/8/2019).

Kasi Pengendalian Barang Pokok dan Barang Penting Disperindag Provinsi Bali, Gatot Supriyatin mengatakan harga cabai mulai mengalami penurunan harga karena telah memasuki musim panen.

"Iya sudah mulai turun. Namun, saat ini mulai naik lagi. Karena pasokan kurang seimbang dengan permintaan. Dimana begitu harga turun masyarakat beli dalam jumlah yg tidak sedikit dari naik sebelumnya, sehingga persediaan di pasar berkurang yang berakibat harga naik," jelasnya.

Berdasarkan data yang Tribun Bali himpun dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali.

Harga cabai rawit merah saat ini, Sabtu (31/8/2019) harga rata-rata cabai rawit merah Rp 61 ribu/kilogram, sebelumnya Rp 55 ribu.

Sedangkan ayam boiler turun menjadi Rp 34 ribu/kilogram, sebelumnya Rp 33 ribu/kilogram.

Sementara, harga kebutuhan pokok lainnya di Pasar Badung sebagai berikut.

Ayam kampung Rp 65 ribu/kilogram.

Cabai merah besar Rp 23 ribu/kilogram.

Cabai merah keriting Rp 65 ribu/kilogram.

Cabai rawit hijau Rp 32 ribu/kilogram.

Bawang merah Rp 18 ribu/kilogram.

Bawang putih Rp 27 ribu/kilogram.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved