Hari Ketiga Operasi Patuh Agung 2019, Satlantas Polresta Denpasar Catat 232 Pelanggaran

Angka pelanggaran yang ditemukan dalam Operasi Patuh Agung 2019 meningkat pada 3 hari terakhir ini.

Hari Ketiga Operasi Patuh Agung 2019, Satlantas Polresta Denpasar Catat 232 Pelanggaran
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana Operasi Patuh 2019 yang dilaksanakan di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, tepatnya di depan RS Bali Mandara, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Angka pelanggaran yang ditemukan dalam Operasi Patuh Agung 2019 meningkat pada 3 hari terakhir ini, Sabtu (31/8/2019).

Hal itu diungkapkan oleh Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo.

Ditemui di Kantor Satlantas Polresta Denpasar, mantan Kasat Lantas Polres Buleleng ini mengatakan pelanggaran pada Operasi Patuh Agung 2019 paling banyak tidak menggunakan helm.

"Selama tiga hari terakhir ini, kita lebih banyak menjaring pengendara roda dua yang melanggar karena tidak menggunakan helm," ujarnya.

Operasi Patuh Agung 2019 di wilayah Kota Denpasar menyasar pengendara yang melintas di Jalan Gatot Subroto Barat, Jalan Imam Bonjol, Jalan By Pass Ngurah Rai dan saat hunting (razia keliling) di wilayah Kota Denpasar.

"Pelanggaran yang kita dapatkan itu tidak hanya di tiga titik lokasi saja, tapi ada beberapa lokasi saat anggota hunting lokasi-lokasi yang banyak pelanggarannya," lanjutnya.

Adapun data pelanggaran lalu lintas selama tiga hari terakhir, yaitu:

1. Pada hari pertama Kamis, (29/8/2019) sebanyak 81 kendaraan.

2. Hari kedua Jumat, (30/8/2019) sebanyak 92 kendaraan.

3. Hari ketiga Sabtu, (31/8/2019) sebanyak 232 kendaraan yang melanggar.

Sementara itu untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, berupa teguran terhitung lebih banyak di hari pertama.

Kamis (29/8/2019) sebanyak 42 teguran, Jumat (30/8/2019) sebanyak 38 kendaraan dan Sabtu (31/8/2019) sebanyak 30 pengendara yang ditegur.

"Untuk penindakan pelanggaran lalu lintas, untuk tilang kita paling banyak menjaring di hari ini, di beberapa wilayah Kota Denpasar dan di Jalan By Pass Ngurah Rai," jelas AKP Adi Sulistyo Utomo.

"Lalu ada penindakan teguran. Namun yang paling banyak itu ada 42 teguran dihari pertama saja, berikutnya sampai hari ini agak berkurang. Tapi dari hal itu, ternyata masih banyak masyarakat yang belum patuh," ungkapnya. (*)

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved