Badan POM Bali Ajak Masyarakat Membuang Obat Kedaluwarsa Lewat Aksi "Ayo Buang Sampah Obat"

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BADAN POM) adakan acara Launching Program "Ayo Buang Sampah Obat",

Badan POM Bali Ajak Masyarakat Membuang Obat Kedaluwarsa Lewat Aksi
Tribun Bali/M. Firdian Sani
Plh. Kepala BBPOM Denpasar Drs. I Wayan Eka Ratnata, Apt saat memberi sambutan pada acara "Ayo Buang Sampah Obat" di Lapangan Renon, Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (1/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BADAN POM) adakan acara Launching Program "Ayo Buang Sampah Obat", di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Minggu (1/8/2019).

BPOM melihat semakin maraknya penyalahgunaan obat ilegal dan kedaluwarsa akhir-akhir ini, maka acara ini dihelat untuk menyadarkan masyarakat akan obat aman melalui Launching Ayo Buang Sampah.

Acara dibuka oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati.

Kegiatan ini bekerjasana dengan seluruh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan 1.000 apotek di 15 provinsi di seluruh Indonesia.

Putri Hariyani sangat mengapresiasi acara ini karena dinilainya sangat positif bagi lingkungan masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi sekali acara ini, karena kita ketahui bersama bahwa obat yang kadaluwarsa itu kan mengandung banyak sakitnya. Kalau disalah gunakan kan bisa berbahaya. Kami juga ucapkan terima kasih sudah undang kami ke acara ini. Nanti kami akan turun ke desa-desa untuk mengajak masyarakat membuang sampah obat-obatan," katanya.

Setelah membuka acara, ia juga mempraktikkan cara membuang sampah obat-obatan rusak sebagai bentuk simbolis acara ini.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pada bulan Oktober 2017.

Turut hadir, Plh. Kepala BBPOM Denpasar Drs. I Wayan Eka Ratnata, Apt.

Ia mengatakan acara ini bertujuan untuk mengumpulkan sampah-sampah dari obat yang sudah kedaluwarsa atau rusak.

Halaman
12
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved