Smart Woman

Cerita Kadek Vany Primaliraning Jadi Direktur YLBHI LBH Bali, Berjuang Bersama Kaum Marjinal

Dia menemukan YLBHI LBH, sebuah wadah untuk bersentuhan langsung dengan isu sosial di masyarakat, khususnya yang miskin dan marginal

Cerita Kadek Vany Primaliraning Jadi Direktur YLBHI LBH Bali, Berjuang Bersama Kaum Marjinal
Tribun Bali/Karsiani Putri
Direktur YLBHI LBH Bali, Ni Kadek Vany Primaliraning SH berorasi saat aksi Aliansi Masyarakat Bali Antikorupsi untuk tolak penggembosan KPK di Lapangan Bajra Sandi, Denpasar, Bali pada Jumat (30/8/2019) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lahir di Dili pada tanggal 25 April 1992 silam, Ni Kadek Vany Primaliraning SH sejak awal Desember 2018 hingga kini ditunjuk sebagai Direktur YLBHI LBH Bali.

Vany merupakan lulusan Program Kekhususan Hukum Internasional, Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Sejak 2013, ia telah banyak mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di YLBHI LBH Bali.

Ia pun menuturkan kepada Tribun Bali bahwa awalnya ia hanya iseng untuk masuk ke dunia hukum.

“Setelah lulus banyak yang menawari untuk menjadi pengacara,” ujarnya.

Namun awalnya ia tidak memiliki keinginan menjadi pengacara.

Terlebih setelah ia melihat fenomena pengacara yang selama ini dikenal lebih menggunakan segala cara yang justru malah melanggar HAM dan bentuk unfair trial.

Hanya saja kemudian dia menemukan YLBHI LBH, sebuah wadah untuk mengembangkan kemampuan yang bersentuhan langsung dengan isu sosial di masyarakat, khususnya yang miskin dan marginal.

YLBHI LBH konsisten memberikan Bantuan Hukum Struktural. Ia pun mulai tertarik, terutama setelah melihat kiprah YLBHI LBH dan alm. Adnan Buyung Nasution.

Begitu bergabung dengan LBH, ia menyadari bahwa dirinya bisa berproses, menerapkan norma-norma hukum, dan dapat mengadvokasi hak asasi manusia.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved