Agus Coba Selundupkan Ribuan Baby Lobster dari Bali Bernilai Rp 2,6 M, Berhasil Digagalkan Petugas

Agus Coba Selundupkan Ribuan Baby Lobster dari Bali Bernilai Rp 2,6 M, Berhasil Digagalkan Petugas

Agus Coba Selundupkan Ribuan Baby Lobster dari Bali Bernilai Rp 2,6 M, Berhasil Digagalkan Petugas
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Agus Coba Selundupkan Ribuan Baby Lobster dari Bali Bernilai Rp 2,6 M, Berhasil Digagalkan Petugas 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Upaya  penyelundupan baby lobster ke luar negeri berhasil digagalkan Bea Cukai Ngurah Rai bersama stakeholder Bandara lainnya dengan pelaku berinisial AP (25) asal Wonogori Jawa Tengah di Gudang Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Penindakan upaya penyelundupan ini berdasarkan informasi dari masyarakat pada pukul 03.00 WITA pagi tadi. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, pemantauan bersama dilakukan oleh petugas gabungan. Dimana AP atau Agus ini merupakan petugas Ground Handling yang sudah bekerja selama 4 tahun.

“Pada saat dilakukan pemantauan, pelaku AP kedapatan mengambil barang larangan dan pembatasan ekspor tersebut dari truk ke trolly yang selanjutnya ditujukan untuk dimuat ke pesawat pada pukul 06.00 WITA,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono, Senin (2/9/2019).

Pada saat penggeledahan dilakukan terhadap AP, petugas menemukan barang bukti sebanyak 19 kantong plastik berisi Baby Lobster jenis pasir sebanyak 16.663 ekor dan satu kantong plastik berisi Baby Lobster jenis Mutiara sebanyak 529 ekor dengan total seluruhnya sebanyak 17.192 ekor.

Barang bukti tersebut disembunyikan AP dalam tas yang disamarkan dimasukkan ke dalam wadah karton bertuliskan Paper Cup.

Modus ini tergolong baru namun kejelian petugas melihat dus bertuliskan paper cup itu berat dan dingin sehingga dilakukan pengecekan.

“Ternyata isi di dalam dus karton itu berisikan tas ransel. Di dalam tas berisikan bungkusan plastik baby lobster. Dan kami menunggu pemilik yang akan membawanya namun ternyata tidak jadi,” imbuh Himawan.

Dimana tujuan penerbangan yang akan membawa barang itu dari Bali menuju Singapura lalu dilanjutkan ke Vietnam.

Nilai jual atas keseluruhan barang bukti tersebut ditaksir sebesar Rp 2.605.250.000 atau Rp 2,6 Miliar lebih.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved