Bentuk Protes terhadap Investor Rakus, Petir Jimbaran Kibarkan Bendera ForBali di Teluk Benoa

Masyarakat Desa Adat Jimbaran yang tergabung dalam Petir Jimbaran melakukan aksi pengibaran bendera ForBALI di perairan Teluk Benoa.

Bentuk Protes terhadap Investor Rakus, Petir Jimbaran Kibarkan Bendera ForBali di Teluk Benoa
ForBALI
Aksi pengibaran bendera ForBALI oleh masyarakat Desa Adat Jimbaran yang tergabung dalam komunitas handytalky Petir Jimbaran di Teluk Benoa, Minggu (1/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masyarakat Desa Adat Jimbaran yang tergabung dalam komunitas handytalky Petir Jimbaran melakukan aksi pengibaran bendera Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) di perairan Teluk Benoa, Minggu (1/9/2019).

Pemasangan bendera berukuran 9x7 meter itu dilakukan dengan menggunakan perahu sampan untuk berangkat ke tengah perairan.

Aksi dilakukan sebagai bentuk konsistensi perjuangan warga Jimbaran untuk menyelamatkan Teluk Benoa dari ancaman reklamasi seluas 700 hektar oleh PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI).

Ketua Petir Jimbaran, Nyoman Sudana mengungkapkan dana yang digunakan untuk membuat bendera tersebut dikumpulkan secara swadaya oleh warga Jimbaran.

“Kami menggunakan dana swadaya untuk membuat bendera ForBALI berukuran 9x7 meter ini," ujarnya.

Lebih jauh Sudana menjelaskan, sebelumnya pada tanggal 17 Agustus 2019 lalu, Petir Jimbaran juga mengibarkan bendera merah putih untuk menghormati jasa pahlawan yang memperjuangkan Indonesia menjadi negara yang merdeka dari penjajahan.

Di tengah kemerdekaan Indonesia, kata dia, justru muncul bentuk-bentuk penjajahan baru yang dilakukan oleh investor rakus untuk mencaplok kawasan suci Teluk Benoa menjadi akomodasi pariwisata dengan cara reklamasi.

“Pengibaran Bendera ForBALI adalah bentuk protes dan perlawanan Desa Adat Jimbaran terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa," jelasnya.

Sudana menambahkan, semangat warga Desa Adat Jimbaran tidak akan pernah surut untuk memperjuangkan Teluk Benoa agar tidak direklamasi.

Ia menegaskan Petir Jimbaran siap "puputan" untuk melawan reklamasi Teluk Benoa.

“Kami siap untuk puputan”, tegasnya lagi.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Koordinator Umum ForBALI, I Wayan 'Gendo' Suardana menyampaikan dukungannya untuk kegiatan Petir Jimbaran.

Menurut Gendo, aksi tersebut membuktikan rakyat Bali, khususnya rakyat yang bermukim di sekitar Teluk Benoa, menolak reklamasi dan dijadikan kawasan konservasi.

"Penguasa harus sadar perlawanan ini terus membara bagai api di bawah sekam. Oleh karenanya jangan permainkan rakyat dan berjuanglah bersama rakyat." pungkas Gendo. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved