Gudang Perusahaan Mutiara di Tabanan Terbakar, Awalnya Kepulan Asap Kemudian Ada Api

Diduga kebakaran tersebut dipicu percikan api saat pemotongan blower di perusahaan tersebut.

Gudang Perusahaan Mutiara di Tabanan Terbakar, Awalnya Kepulan Asap Kemudian Ada Api
Tribun Bali / I Made Prasetia Aryawan
Kondisi gudang perusahaan mutiara yang mengalami kebakaran di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Tabanan, Senin (2/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di sebuah gudang perusahaan mutiara di Banjar Tanah Pegat, Desa Gubug, Tabanan, Bali, Senin (2/9/2019).

Diduga kebakaran tersebut dipicu percikan api saat pemotongan blower di perusahaan tersebut.

Beruntungnya tak ada korban jiwa dan kerugian material dalam peristiwa ini, karena gudang saat itu dalam keadaan kosong dan isi gudang sudah dipindahkan ke tempat lain.

Menurut pantauan, petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan sekitar 20 menit lamanya.

Mereka melibatkan tiga mobil damkar dengan jumlah empat tangki air.

Tim Damkar menduga oleh percikan api yang kemudian mengenai bekas kaleng thiner yang ada di lokasi.

Dan menurut informasi, diduga pemilik dari perusahaan handicraft ini adalah suami dari anggota DPRD Tabanan.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 Wita, itu letaknya di belakang gudang perusahaan mutiara," ujar Kabid IV Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Tabanan, I Ketut Suardi usai melakukan penanganan di lokasi.

Suardi menuturkan, peristiwa tersebut mulanya diketahui oleh petugas keamanan setempat, Wayan Murjana.

Saat itu seorang pekerja sedang memotong bekas blower yang terletak di areal belakang gudang.

Awalnya hanya timbul kepulan asap namun kemudian timbul api.

"Selain itu juga ada bekas thiner itu. Kemungkinan saat memotong bekas blower itu ada percikan api kemudian mengenai sisa dari thiner itu dan apinya muncul dari sana, sehingga terjadi kebakaran," ungkapnya.

Beruntungnya, kata dia, tak ada barang berharga yang ikut terbakar.

Karena saat ini semua barang dari perusahaan sudah dipindahkan sehingga dalam gudang dalam keadaan kosong.

"Untuk penanganan ada tigaa damkar dikerahkan, dengan jumlah empat tangki air," sebutnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved