Macbook Pro 15 Inch Produksi Tahun 2015 Dilarang Masuk Bagasi Pesawat

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti, antisipasi ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan.

Macbook Pro 15 Inch Produksi Tahun 2015 Dilarang Masuk Bagasi Pesawat
Foto: TechSpot
Apple MacBook Pro 15 Retina 

TRIBUN BALI.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan instruksi surat mengenai antisipasi terkait laptop produk Apple jenis MacBook Pro 15 inch produksi 2015 untuk dilarang diangkut sebagai bagasi tercatat (checked baggage) dan kargo tetapi dapat dibawa ke dalam cabin pesawat dengan persyaratan tertentu.

Imbauan tersebut sesuai dengan surat sesuai nomor : AU 201/0169/DKP/DBU/VIII/2019 perihal Antisipasi Keselamatan Penerbangan, yang dikeluarkan hari Jumat tanggal 30 Agustus 2019.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti, antisipasi ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan.

Antisipasi ini dipandang perlu sebagai langkah antisipasi penanganan permasalahan laptop produk Apple jenis Macbook Pro 15 inch yang diproduksi 2015, yang dipasarkan pada periode September 2015 – Februari 2017.

Dimana ditemukan adanya potensi kegagalan baterai (over heat) yang dapat menimbulkan resiko kebakaran.

“Demi terpenuhinya keselamatan, keamanan penerbangan di Indonesia, kami memutuskan untuk melakukan tindakan antispasi terkait MacBook Pro 15 inch produksi 2015 ,” tegas Polana di Jakarta, melalui keterangan tertulisnya, Senin (2/9/2019).

Polana menambahkan, jika laptop tersebut dibawa sebagai bagasi kabin. Diminta untuk dimatikan, tidak dalam keadaan sleep mode, dan tidak mengisi uang baterai laptop selama dalam penerbangan dan tidak dapat di bawa sebagai bagasi tercatat ataupun cargo.

“Kami meminta kantor Otoritas Bandar Udara, operator bandara, dan maskapai untuk mematuhi antisipasi ini dan melakukan sosialisasi dan melakukan pengecekan lebih intensif kepada calon penumpang untuk menjamin keselamatan penerbangan,” imbuh Polana.

Selain itu, juga meminta calon pengguna jasa transportasi udara untuk mematuhi antisipasi ini untuk keselamatan, keamanan dan kenyamanan selama penerbangan,” imbau Polana.

Bagi pengguna Macbook pro 15 inch dapat memastikan untuk informasi spesifikasi produk Macbook Pro 15 inch yang dimilikinya apakah merupakan produk yang di recall (ditarik kembali), pengguna dapat mengunjungi website : https://support.apple.com/ id-id/15-inch-macbook-pro- battery-recall.

Sehubungan dengan adanya kebijakan penarikan kembali produk MacBook Pro (Retina 15-Inch) oleh Apple.

Maskapai nasional Garuda Indonesia pun mengeluarkan larangan bagi penumpang untuk membawa produk tersebut ke dalam pesawat baik di kabin, bagasi maupun layanan kargo sebagai wujud antisipasi dan tatalaksana safety pada layanan penerbangan Garuda Indonesia.

“Kebijakan tersebut sejalan dengan aturan yang dikeluarkan oleh European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) terkait dengan larangan membawa MacBook Pro (Retina 15-Inch) menyusul ditemukannya permasalahan pada baterai laptop di produk Apple tersebut yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aspek keselamatan penerbangan,” ungkap VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, M.Ikhsan Rosan.

Garuda Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pihak regulator maupun stakeholders  lainnya untuk menindaklanjuti larangan membawa perangkat laptop tersebut  hingga adanya perkembangan lebih lanjut.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved