Menteri PUPR Perkirakan Rp 70 Miliar Untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak di Papua

Menteri PUPR Perkirakan Rp 70 Miliar Untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak di Papua

Menteri PUPR Perkirakan Rp 70 Miliar Untuk Perbaiki Infrastruktur Rusak di Papua
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Mochamad Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan shortcut atau jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani titik 5-6, di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (1/9). 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia akan segera melakukan perbaikan dan pemulihan infrastruktur pasca aksi anarkis di Papua beberapa waktu lalu.

Langkah awal yang dilakukan Kemen PUPR melakukan pembersihan puing-puing infrastruktur bangunan yang dirusak dan dibakar massa.

Hal ini disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seusai membuka World Irrigation Forum di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Senin (2/9/2019).

“Atas instrukti Bapak Presiden Joko Widodo agar untuk segera melakukan pembenahan dan pembersihan infrastruktur atas kejadian yang terjadi Provinsi Papua. Dalam waktu dekat ini saya akan kesana melihat kondisi kerusakan bangunan infrastruktur dilokasi kejadian kerusuhan,” ungkap Menteri Basuki.

Ia menambahkan akibat kerusuhan tersebut terdapat 7 bangunan infrastruktur bangunan atau perkantoran milik Negara. 

“Untuk perbaikan dan pemulihan secara keseluruhan pemerintah memperkirakan dibutuhkan dan Rp 70 miliar dan sudah disiapkan,” imbuh Menteri Basuki.

Kementerian PUPR sendiri memprediksi pembersihan dan perbaikan infrastruktur ini bisa selesai dalam satu bulan kedepan.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved