Petani di Klungkung Resah Kawanan Kera Rusak Lahan Pertanian, Pilih Tanam Cabai dan Bunga Gemitir

Petani di Subak Delod Getakan, diresahkan dengan kehadiran ratusan kera di wilayah pertanian mereka.

Petani di Klungkung Resah Kawanan Kera Rusak Lahan Pertanian, Pilih Tanam Cabai dan Bunga Gemitir
Tribun Bali/Eka Mita Suputra/Prasetia Aryawan
Kera dan Lahan pertanian di Subak Delod Getakan Klungkung yang diserang kawanan kera, Minggu (1/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Petani di Subak Delod Getakan, diresahkan dengan kehadiran ratusan kera di wilayah pertanian mereka.

Akibat kehadiran kera ini, petani setempat pun tidak berani menanam palawija.

Klian Subak Delod Getakan Jro Mangku Tapakan Nataran mengungkapkan, kehadiran kera tersebut makin marak enam bulan belakangan.

Petani setempat dibikin resah. Selain merusak tanaman pertanian warga, bahkan kera tersebut sampai ke rumah warga.

"Petani tidak berani menanam palawija seperti jagung, ketela, dan kacang karena khawatir dirusak kera. Mereka jadi lebih memilih menanam cabai dan bunga gemitir," ungkap Jro Mangku Nataran.

Jikapun masih ada yang menanam palawija, petani tersebut lebih memilih seharian di ladang untuk mengantisipasi lahan pertanian dirusak kera.

"Mungkin kera sampai ke lahan pertanian warga, karena minimnya sumber makanan atau karena rusaknya habitat asli kera tersebut," jelasnya.

Petani setempat mengaku sudah melaporkan hal ini ke Dinas Pertanian. Hanya saja dari dinas menyarankan untuk melaporkannya ke BKSDA.

" Kami harap masalah ini dapat segera tertangani," harap Jro Mangku Nataran. (*) 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved