Sarjana Hukum Pilih Jualan Burung Ketimbang Kerja Kantoran, Gungde Raup Omzet Hingga Rp 10 Juta

Sejak tamat sebagai sarjana di Fakultas Hukum, Unud, Gungde memilih berbisnis burung ketimbang kerja kantoran

Sarjana Hukum Pilih Jualan Burung Ketimbang Kerja Kantoran, Gungde Raup Omzet Hingga Rp 10 Juta
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Gungde Surya saat memperlihatkan burung yang dijualnya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Anak Agung Gde Adi Suryaningrat, tak pernah menyangka akan sukses menjadi seorang pengusaha.

Sejak tamat sebagai sarjana di Fakultas Hukum, Unud, ia memilih berbisnis burung ketimbang kerja kantoran.

Bisnis jual beli burung dimulai sejak 15 Mei 2017.

Semua itu berawal dari hobby pria asal Batubulan ini, memelihara beraneka ragam burung.

"Kebetulan juga saya fasih dan menguasai cara perawatan dan menangani burung," katanya kepada Tribun Bali, Kamis (29/8/2019).

Walau demikian, ia mengakui ada saja risiko kematian burung dan risiko lepas dari sangkar.

"Tapi saya suka pekerjaan ini, jadi mendapatkan uang dari hobby," jelasnya.

Jenis burung dijualnya pun beragam. Mulai dari burung Batu, Kacer, Parkit, Kenari, Perkutut, dan jenis lainnya. 

Tiap hari ada saja yang datang membeli burung ke rumahnya.

Ia pun akhirnya membuat kandang kecil untuk mendatangkan lebih banyak burung sehingga stok tetap terjaga.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved