Belajar Mengajar Sudah Berjalan, Siswa SD dan SMP di Badung Belum Terima Seragam Gratis
Seragam gratis itu rencananya akan di serahkan kepada seluruh siswa baru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kegiatan belajar mengajar sudah berjalan beberapa bulan, namun seragam gratis yang dijanjikan pemerintah Kabupaten Badung belum kunjung dibagikan.
Seragam gratis itu rencananya akan di serahkan kepada seluruh siswa baru di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Badung.
Orang tua siswa pun mempertanyakan soal seragam gratis bagi anaknya.
Sebab, hingga proses belajar mengajar sudah berlangsung, namun seragam belum juga dibagikan.
Bahkan pihaknya mengaku menunggu-nunggu pakaian yang menjadi bagian dari program pendidikan gratis di Badung tersebut.
"Iya seragamnya tak kunjung diberikan. Padahal sudah mulai belajar," ujarnya salah satu orang tua siswa yang tak mau dipublikasikan namanya,Senin (2/9/2019).
Ia juga mengatakan, jika membeli seragam secara langsung, pihaknya mengatakan akan mubazir.
Pasalnya akan mendapat seragam dari pemerintah kabupaten Badung.
“Kalau beli seragam, kan mubazir nantinya,” ungkapnya,
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang (Kabid) Gedung dan Sarana Disdikpora Badung, Putu Roby Widya Harsana tak menampik jika ada beberapa pengadaan seragam yang masih proses tender.
Menurutnya, ada beberapa seragam yang masih tender yakni sepatu, tas, dan seragam pramuka.
"Iya kami masih dalam proses tender seragam ini," jelasnya.
Berdasarkan tender yang tertera di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung tender ada beberapa tender yang masih dalam proses, yakni pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SD Negeri diKabupaten Badung meliputi Belanja Pakaian Khusus Seragam Sekolah - Belanja Sepatu Sekolah dan Kaos Kaki dengan nilai pagu Rp 1.701.700.000,00 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 1.698.895.000,00.
Kemudian Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung yang meliputi Belanja Pakaian Khusus Seragam Sekolah - Belanja Tas Sekolah dengan nilai pagu Rp 1.542.750.000,00 dan nilai HPS Rp 1.530.034.000,00.
Demikian juga Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SD Negeri di Kabupaten Badung yang meliputi Belanja Pakaian Khusus dan hari-hari tertentu - Belanja Pakaian Olah Raga nilai pagu Rp 1.028.500.000,00 dan nilai HPS Rp 1.023.825.000,00.
Sementara untuk seragam siswa SMP, tender Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SMP Negeri di Kabupaten Badung meliputi Belanja Pakaian Khusus Seragam Sekolah- Belanja Sepatu sekolah dan Kaos Kaki dengan nilai pagu Rp 1.956.086.000,00 dan HPS Rp 1.754.013.424,90.
Kemudian Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SMP Negeri di Kabupaten Badung yang meliputi belanja pakaian khusus Seragam Sekolah - Belanja Tas Sekolah dengan nilai pagu Rp 1.956.086.000,00 dan HPS Rp 1.911.629.500,00.
Demikian pula Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SMP Negeri di Kabupaten Badung, Belanja Pakaian Khusus Seragam Sekolah meliputi Belanja Bahan Seragam Pramuka Beserta Kelengkapannya dengan nilai pagu Rp 2.000.542.500,00 dan HPS Rp 1.992.459.490,30.
Widya Harsana berharap para orang tua siswa bersabar untuk menunggu realisasi seragam gratis tersebut.
Ia mengaku akan berupaya secepat mungkin.
“Kami inginnya cepat. Namun tentu harus mengacu pada aturan. Jadi kami mohon para orang tua siswa bersabar,” katanya.
Disinggung mengenai target pembagian Widya Harsana mengatakan akan berupaya hingga akhir bulan ini.
Dengan demikian, seragam bisa segera dimanfaatkan para siswa.
“Akhir September ini kami upayakan sudah selesai tendernya dan bisa dibagikan,” tegas Widya Harsana sembari mengatakan ini tidak telat sekali, karena di Bulan Agustus kemarin kan tidak evektif belajar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-siswa-sekolah-dasar-sd.jpg)