Imigrasi Deportasi 4 WNA Australia Pasca Kerusuhan Papua, Dirjen Imigrasi: Kita Miliki Kedaulatan!

Imigrasi Deportasi 4 WNA Australia Pasca Kerusuhan Papua, Dirjen Imigrasi: Kita Miliki Kedaulatan!

Imigrasi Deportasi 4 WNA Australia Pasca Kerusuhan Papua, Dirjen Imigrasi: Kita Miliki Kedaulatan!
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Dirjen Imigrasi, Ronny F. Sompie. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Kantor Imigrasi Kelas II Sorong telah melakukan pendeportasian terhadap 4 orang WNA yang diduga turut serta dalam aksi unjuk rasa OAP yang bertujuan untuk menuntut kemerdekaan Papua di depan Kantor Walikota Sorong.

Dirjen Imigrasi, Ronny Franky Sompie mengatakan pihaknya sudah memberangkatkan tiga WNA asal Australia untuk kembali ke negaranya, dan satu orang lagi masih menunggu jadwal pesawat kembali ke negaranya. 

“Mereka melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin tinggal dan mereka masuk menggunakan bebas visa kunjungan menggunakan kapal yacth,” jelas Ronny yang juga mantan Kapolda Bali, Selasa (3/9/2019) siang disela meresmikan fasilitas autogate imigrasi, boarding pass scener dan X-Ray ATRS.

Saat disinggung apakah ada hal lain yang mengakibatkan satu orang lagi belum di deportasi?

Ronny Sompie menyampaikan tidak ada hal lain tetapi karena hanya menunggu tiket penerbangannya yang hanya ada di tanggal 4 September berbeda dengan tiga rekan lainnya.

“Tiket sudah siap hanya maspakai penerbangan yang bisa membawa yang bersangkutan berbeda dengan maskapai sudah membawa tiga kawannya yang sebelumnya. Penerbangannya tanggal 4 besok,” imbuhnya.

Ronny Sompie menegaskan pemeriksan terhadap mereka sudah selesai dilakukan oleh aparat keamanan termasuk kantor imigrasi kelas II TPI Sorong.

Di sini tinggal pemulangan, jadi tindakan keimgirasiaanya sudah tuntas oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong.

Saat ini status yang bersangkutan sifatnya penitipan karena menunggu maskapai penerbangan yang membawa yang bersangkutan kembali ke negaranya.

Keempat WNA itu pun pasca di deportasi kini masuk daftar tangkal.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved