Mengintip Aktivitas Pemindangan di Kusamba Saat Ikan Tongkol Berlimpah

Di lokasi pemindangan ini, dapat mengolah lebih dari 10 ton ikan segar perharinya, dan membuat para pemindang tidak lagi memanfaatkan pasokan ikan bek

Mengintip Aktivitas Pemindangan di Kusamba Saat Ikan Tongkol Berlimpah
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Seorang pemindang tengah mengolan ikan tongkol segar, di sentra pemindangan, Desa Kusamba, Klungkung, Selasa (3/9/2019). 

Mengintip Aktivitas Pemindangan di Kusamba Saat Ikan Tongkol Berlimpah

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pasokan ikan yang melimpah sebulan terakhir, membuat aktivitas di Tempat Pemindangan Ikan (TPI) di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung kembali menggeliat.

Di lokasi pemindangan ini, dapat mengolah lebih dari 10 ton ikan segar perharinya, dan membuat para pemindang tidak lagi memanfaatkan pasokan ikan beku.

Petugas pemindangan, AA Gede Ngurah Berata mengungkapkan, berbulan-bulan sudah industri pemindangan di Kusamba memanfaatkan ikan tongkol beku.

Hal ini karena panceklik ikan, terutama pasokan dari nelayan lokal Kusamba.

Namun sejak memasuki Agustus ini, musim tangkapan mulai tiba.

Ikan tingkol yang didapatkan oleh nelayan mulai meningkat.

"karena kondisi ikan sedang melimpah, kini pengolahan bisa mencapai 20 ton per hari. Tidak lagi memanfaatkam ikan beku, tapi ikan segar. Ikan beku hanya jika terjadi panceklik ikan," ungkap AA Gede Ngurah, Selasa (3/9/2019).

Pasokan ikan tongkol di sentra pemindangan Kusamba pun tidak hanya dari nelayan lokal, namun juga dari nelayan di wilayah Amed, Karanagsem.

Terkait harga, lebih dipengaruhi permintaan pasar.

Saat ini, harga ikan tongkol hasil olahan berukuran kecil berkisar Rp 2500 sampai Rp 3000 per ekornya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved