Tangani HIV/AIDS Dengan Serius, KPA Provinsi Bali Akan Adakan Lokakarya Kader Desa Peduli AIDS

Tangani HIV/AIDS Dengan Serius, KPA Provinsi Bali Akan Adakan Lokakarya Kader Desa Peduli AIDS

Tangani HIV/AIDS Dengan Serius, KPA Provinsi Bali Akan Adakan Lokakarya Kader Desa Peduli AIDS
Kolase Tribun Bali
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Melihat kasus HIV/AIDS di Bali semakin meningkat, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bali akan adakan Lokakarya Kader Desa Peduli Aids (KDPA), di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BDSDM) Provinsi Bali, pada Rabu (4/9/2019) pukul 09.00 Wita.

Di Bali setiap bulannya tercatat 100 sampai 120 kasus. Bahkan menurut data terbaru yang terakhir keluar pada Juni 2019 ada sebanyak 21.597 orang terinfeksi HIV.

Sekretaris yang juga Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bali Made Suprapta mengatakan secara umum tujuan diadakannya lokakarya ini untuk memperkuat dan memantapkan peran serta masyarakat atau krama untuk terlibat langsung dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di desa.

"Secara khusus kami sampaikan bahwa lokakarya ini bertujuan untuk pembentukan KDPA yang terstruktur, sistematik, dan masif di Bali dengan menggalang komitmen para Kepala Desa dan pejuru desa dan juga memastikan program penanggulangan AIDS masuk dalam Majelis Musyawarah Desa (Musdes)," ujarnya.

Rencananya kader akan diambil dari relawan desa setempat baik laki-laki ataupun perempuan.

Mereka akan dilatih dan didampingin oleh staf Yayasan Citra Usadha Indonesia (YCUI) dalam menangani kasus HIV/AIDS warganya yang terinfeksi dengan pendekatan medis dan kesehatan.

Namun sebelum pembentukan, pelatihan dan pemantapan KDPA, Made Suprapta mengatakan masih perlu adanya penyempurnaan dan memperkuat payung hukum serta kelembagaan KDPA serta memastikan sumber tatakelola anggaran KDPA. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved