Tega Membunuh Kekasih di Kamar Kos Singaraja, Kodok Tak Banyak Bicara Saat Dituntut 14 Tahun Penjara

Sementara dari hal yang meringankan, terdakwa Kodok mengakui terus terang, dan menyesali perbuatannya.

Tega Membunuh Kekasih di Kamar Kos Singaraja, Kodok Tak Banyak Bicara Saat Dituntut 14 Tahun Penjara
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani
Terdakwa Kadek Indra Jaya alias Kodok digiring petugas masuk ke ruang sidang, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus pembunuhan mahasiswi semester IV, Jurusan Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Ni Made Ayu Sherly Mahardika (20) memasuki tahap sidang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penutut Umum (JPU), Selasa (3/9/2019) siang.

Dalam sidang itu, JPU meminta kepada majelis hakim agar terdakwa Kadek Indra Jaya alias Kodok (21) dijatuhkan pidana penjara selama 14 tahun.

Sidang dilaksanakan di ruang Cakra Pengadilan Negeri Singaraja, dipimpin oleh Ketua Mejalis Hakim I Wayan Sukanila.

Sementara terdakwa Kodok tampak didampingi oleh kuasa hukumnya, Gede Suryadilaga.

Selama proses sidang, Kodok nampak tenang dan tak banyak bicara.

JPU Kadek Hari Supriyadi menyebut bahwa terdakwa Kodok secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja merampas nyawa orang lain, pada Senin (18/4/2019) malam.

Dalam persidangan, JPU Supriyadi menyebutkan sejumlah pertimbangan dalam mengajukan tuntutan.

Dari hal memberatkan, perbuatan terdakwa dilakukan terhadap pacarnya sendiri (Serli), yang seharusnya terdakwa lindungi.

Perbuatan terdakwa sebut JPU juga dilakukan dengan sangat keji.

Dimana korban yang sudah dalam kondisi tidak berdaya akibat dicekik oleh terdakwa, seharusnya segera mendapatkan pertolongan.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved